Disdik Blitar Larang Siswa Rayakan Valentine

Selasa, 13-02-2018 - 21:09 WIB Surat larangan resmi dari dinas pendidikan bahwa siswa di Blitar dilarang rayakan Valentine Day. (foto:istimewa) Surat larangan resmi dari dinas pendidikan bahwa siswa di Blitar dilarang rayakan Valentine Day. (foto:istimewa)

JATIMTIMES, BLITAR – Telah beredar surat edaran yang berasal dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Blitar melarang siswa merayakan hari valentin. Larangan tersebut ditujukan agar siswa tidak terpengaruh budaya yang tidak jelas asal-usulnya dan jauh dari pendidikan karakter.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kab/Kota Blitar, Suhartono ketika dikonfirmasi membenarkan surat itu. Surat resmi nomor : 420/228/101.6.11/2018 tertanggal 12 Februari 2018 ini memang sebuah larangan mutlak agar siswa tidak merayakan valentin di sekolah maupun luar sekolah.

"Memang benar itu surat resmi dari kami. Telah kami kirimkan ke semua yang dituju pada 12 Februari kemarin. Supaya nanti pas tanggal 14 Februari, semua siswa baik didalam lingkungan sekolah atau diluar lingkungan sekolah tidak ada yang melakukan segala bentuk aktifitas yang berkaitan dengan perayaan valentin," katanya dihubungi, Selasa (13/2/2018).

Menurut Suhartono, merayakan valentin tersebut jauh dari nilai pendidikan karakter yang dibangun disekolah. Dalam pengamatan perayaan valentin kerap dihiasi acara hura-hura dan berhubungan dengan hubungan percintaan yang tak seharusnya dilakukan anak usia pelajar.

“ Itu bukan budaya kita, asal usul maknanya juga masih jadi polemik, untuk apa dirayakan,” ujarnya.

Surat ini ditujukan pada semua Kepala SMK/SMA/PK-LK baik negeri atau swasta di Blitar. Surat resmi ini juga ditembuskan kepada Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jatim, Walikota dan Bupati Blitar serta Ketua MUI Kab/Kota Blitar.

Tak terkecuali SMAN 1 Kademangan yang baru saja siswanya terkena kasus video joget tak senonoh. Dan sekolah tersebut mengikuti instruksi dinas dan telah menyampaikan edaran tersebut ke seluruh siswa.

"Iya saya sudah menerima surat itu. Hari ini kami titipkan kepada semua siswa untum disampaikan ke wali murid," ucap Plt Kepala Sekolah SMAN 1 Kademangan Sumino.

Menurut Sumino, perayaan valentin didalam sekolah memang tidak ada. Selain jam efektif belajar penuh materi pelajaran, biasanya siswa muslim memang tidak pernah merayakannya.

"Kalau diluar sekolah, itu bukan ranah kita. Kita ini trisentra pendidikan. Jadi ada kerjasama kemitraan sekolah, orang tua dan masyarakat," pungkasnya. (*)

 

Pewarta : Mardiano Prayogo
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close