Sampaikan Bukti Maraknya KafeTempat Mesum dan Perjudian, AMTB Datangi Kodim Tulungagung

Rabu, 14-02-2018 - 21:08 WIB Audiensi AMTB dengan pihak Kodim 0807/Tulungagung. /Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES Audiensi AMTB dengan pihak Kodim 0807/Tulungagung. /Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Belum terealisasi niat bertemu kapolres atas permohonan melakukan audiensi, Aliansi Muslimin Tulungagung Bersatu (AMTB) melakukan audiensi dengan pihak Kodim 0807/Tulungagung. Pertemuan yang dilakukan di ruang utama markas kodim itu bermaksud menyampaikan kondisi kekinian yang oleh AMTB perlu segera ditanggapi untuk mencegah kemungkaran di Tulungagung.
"Belum bisa bertemu dandim karena masih akan sertijab. Namun sudah kami sampaikan kepada yang menerima kami agar orang yang mencari keadilan itu tidak di anggap intoleransi. Beberapa bukti Kemaksiatan yang ada di kafe, penjualan miras, aktivitas mesum di dua eks lokalisasi dan maraknya perjudian itu dibahas di forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda)," kata Koordinator Presidium AMTB KH. Khamim Badruzzaman.

AMTB yang datang dengan beberapa anggotanya itu menganggap tepat menyampaikan hasil temuannya itu ke kodim sebagai salah satu unsur Forkompimda Tulungagung. TNI, menurut AMTB, adalah pihak paling netral dan yang bisa menyampaikan kepada bupati, polisi dan anggota forkompimda yang lain.
"Kita minta ketemu kapolres, satpol PP dan dinas pariwisata. Tapi masih banyak kesibukan. Makanya kita kesini untuk menyampaikan apa yang akan kita sampaikan itu," jelas Khamim

Sementara itu menurut Nyadin, ketua bidang sosial AMTB yang ikut dalam audiensi menjelaskan, banyaknya kafe, kos-kosan mesum, panti pijat, judi dan masalah sosial lain supaya disikapi untuk mencegah kemungkaran. "Bukan indikasi, Kami punya bukti karena kita punya divisi intilijen yang mengidentifikasi dan mengamati masalah tempat mesum, judi dan banyak hal. Bahkan kita tunjukkan tempatnya,"ungkapnya.

Nyadin berharap, kodim bisa menyampaikan masalahnya agar pemangku kebijakan bisa menghentikan kerusakan yang terjadi.

Sementara itu, Kapten Infantri Haryoto, pasi intelijen Kodim 0807/Tulungagung, yang menerima audiensi menyatakan telah menerima sikap AMTB untuk menyampaikan ke forkompimda.
"Mereka ingin Tulungagung ini aman dan meminta agar kodim menyampaikan ke forkompimda supaya ada tindak lanjut masalah kemasyarakatan,"  ucap Haryoto.

Selaras dengan AMTB, kodim juga telah mendapatkan berbagai informasi sosial  kemasyarakatan sesuai tugas dan fungsi pokoknya. Namun, penindakan bukan menjadi kewenangan yang dimiliki TNI.
"Kita akan sampaikan hal ini ke pimpinan, ini menurut saya positif. Nanti biar pimpinan yang mengambil sikap untuk di sampaikan ke forkompimda," pungkasnya. (*)

 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close