Geger Balai RW di Probolinggo Dibobol Maling Ternyata Hoax

Selasa, 13-03-2018 - 21:18 WIB Keta RW 1 Aspuri menunjuuk dinding Balai RW yang ambrol diseruduk mobil (Agus Salam/Jatim TIMES) Keta RW 1 Aspuri menunjuuk dinding Balai RW yang ambrol diseruduk mobil (Agus Salam/Jatim TIMES)

JATIMTIMES, PROBOLINGGO – Kabar tentang balai RW 1 Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo dibobol maling, ternyata hoax. Disebutkan, dimedsos kalau akibat balai RW dibobol, dua sepeda angin (Pancal) dan sejumlah uang raib, dibawa kabur sang pencuri, ternyata tidak benar.

Setelah diklarifikasi berita tersebut ke sejumlah warga yang berlokasi di belakang balai RW, mereka mengatakan tidak tahu kalau balai RW-nya dibobol maling. Hanya saja mereka menyebut, kalau dua sepeda motor yang hilang itu, milik warga. Dan waktu hilangnyapun tidak bersamaan. Dua sepeda itu, dicuri di rumah pemiliknya.

Saat dikonfirmasi ke Aspuri, Ketua RW 1 berita tersebut tidak benar. Namun, ia membenarkan kalau balai RW-nya jebol bukan karena dibobol maling. Tetapi diseruduk kendaraan roda empat milik warga saat undur atau atret. Dan lubang yang menganga itupun sudah diperbaiki alias ditambal oleh pemilik kendaraan. “Kejadiannya, Senin Sore (12/3).” Ujarnya, Selasa (13/3) siang

Aspuri heran, mengapa ada berita balai RW dijebol pencuri dan dua sepeda angin yang ada di dalam balai RW dicuri. Padahal menurutnya, didalam balai RW tidak ada sepeda, yang ada hanya kursi dan meja yang digunakan saat ada pertemuan. Ia membenerkan, kalau dua sepeda milik warga di belakang balai RW ada yang hilan. Tetapi hilangnya tidak bersamaan dengan bobolnya balai RW. “Memang benas ada sepeda pancal yang hilang. Tapi hilangnya di rumah warga dan tidak bersamaan hilangnya,” tandasnya

Sepeda yang dimaksud Hidayat (40) ketua RT 2 yang rumahnya masuk di gang buntu, belakang balai RW. Sepeda yang dicuri pada Senin (12/3) sekitar pukul 00.00 lalu tersbut adalah sepeda lipat, yang ditaruh didepan rumahnya. “Pak RT Dayat mengaku teledor. Katanya, lupa memasukan sepedanya. Malam itu, ia saya ajak patrol. Setelah keluar, ternyata sepedanya hilang,” tambahnya.

Sepda kdua yang hilang adalah milik Rohmiyanto, kejadiannya sekitar satu bulan yang lalu. Sepeda ontel milik karyawan KTI tersebut, ditaruh di lompongan rumahnya alias diantara rumah korban dan rumah tetangga. Ternyata, sepeda yang setiap malam ditaruh di samping rumahnya, akhirnya digondol meling. “Seperti itu ceritanya. Jadi tidak benar, kalau balai RW kecolongan sepeda,” pungkas Aspuri, di rumahnya.

Pewarta : Agus Salam
Editor : Heryanto
Publisher : bayu pradana
Sumber : Probolinggo TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close