Puting Beliung Sapu Lima Desa Di Sumbergempol, Lukai Dua Orang Dan Rusak Puluhan Rumah

Senin, 09-04-2018 - 19:47 WIB Salah satu rumah di Wilayah Kecamatan Sumbergempol tertimpa pohon besar akibat Puting Beliung / Foto : Istimewa Salah satu rumah di Wilayah Kecamatan Sumbergempol tertimpa pohon besar akibat Puting Beliung / Foto : Istimewa

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Puting Beliung kembali terjadi di lima desa di Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. Lima desa yang dilanda adalah Desa Junjung, Doroampel, Tambakrejo, Wonorejo dan Bendiljati Kulon. 

"Angin tidak lama, dari arah barat ke timur dan yang tersapu rata-rata mengalami kerusakan pada genting rumah dan pohon bertumbangan," kata Hamid warga Tambakrejo 

Saat kejadian, Hamid mengaku berada di sawahnya sehingga mengetahui dari tempat terbuka gulungan angin dan material berterbangan saat hujan lebat melanda. 

"Hujan kan sangat lebat, dari persawahan tampak gulungan angin mengarah dari barat dan menerbangkan banyak material, jelas terlihat dari tempat saya," paparnya 

Dirinya segera pulang kerumah setelah angin dirasa reda. Sesampai dijalanan sudah banyak warga yang keluar rumah dan melihat situasi di lingkungannya yang porak poranda.

Dari data yang dihimpun Tulungagung TIMES dari kepolisian setempat akibat bencana itu di desa Doroampel pohon tumbang menimpa rumah 1, kabel listrik  lepas  tiang 1,rumah  secara umum rusak genteng  dan  esbes sebabyak 15 rumah. 

Sedangkan di Desa Wonorejo Kerusakan rumah dan esbes sebanyak 19 rumah. Desa Bendiljati Kulon jumlah kerusakan  rumah genteng dan esbes 
sebanyak 50 unit. 

Untuk desa Tambakrejo kerusakan  rumah  pada genteng dan esbes sebanyak 15 rumah dan korban jiwa dua orang. 

Korban diketahui luka pada kepala atas nama Nasrotin di rawat di dan Sugiantun. 

Sedangkan di Desa Junjung angin mengakibatkan kerusakan rumah pada genteng  sebanyak 15 unit dan pohon tumbang dijalan  dua pohon. 

Camat Sumbergempol Galih Nuswantoro yang berada di lokasi mengatakan masih melakukan terus pendataan dan jumlah kerugian akibat kejadian ini. 

"Kita masih terus melakukan penghitungan dan perincian jumlah kerugian akibat bencana ini," kata Galih 

Pihaknya bersama kepolisian, TNI, pemerintah desa dan Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung masih terus mendata dan melakukan pertolongan pasca kejadian. 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : zaldi deo
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close