Masuk Lewat Jendela, Hendak Berbuat Cabul, Tepergok, Lari Telanjang Bulat

Rabu, 11-04-2018 - 12:19 WIB Korban MH ditemani orang tuanya melaporkan upaya pencabulan ke UPPA Polres Tulungagung. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES Korban MH ditemani orang tuanya melaporkan upaya pencabulan ke UPPA Polres Tulungagung. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG Desa Mergayu, tepatnya di Dusun Jati RT 1 RW 3 Kecamatan Bandung, Tulungagung, geger Selasa (10/04) hingga Rabu (11/04) pagi. Pasalnya, warga keluar rumah karena mengejar seorang yang lari dengan telanjang bulat karena diketahui hendak melakukan upaya pencabulan kepada wanita. 
"Awalnya istri saya (SRY) salat. Dari kamar sebelah terdengar anak saya bicara sama seorang lelaki," kata UDY (63), ayah MH (16), siswi di salah satu SMK di Bandung. 

UDY melanjutkan, anaknya pergi dari rumah dan pamit bermain. Namun rupanya saat pulang diam-diam masuk bersama seorang lelaki bernama MK (15), siswa MTs, melalui jendela kamar. 
"Dia masuk melalui jendela. Saat istri saya dengar suara, langsung laporan pada saya. Akhirnya sepakat kita buka paksa pintu kamar itu dan lelaki itu sudah telanjang bulat," kata UDY 

Sementara itu, MH juga telah hampir membuka seluruh pakaian yang dikenakan. "Anak saya juga telah membuka pakaian, kecuali celana ketat yang digunakan," ungkap UDY.

Tahu pintu dididobrak, MK melompat melalui jendela tempat dia masuk dengan masih telanjang bulat. "Dia lari lewat jendela. Saya kejar dan sempat saya pegang tapi terlepas. Saya teriaki dia maling," katanya. 

Mendengar teriakan maling, warga spontan keluar rumah dan turut mengejar pelaku yang lari ke arah kebun kopi. "Dia lari ke kebun kopi. Warga langsung pagar betis tapi rupanya dia lari lebih cepat," kata UDY di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satresrim Polres Tulungagung. 

Hingga menjelang pagi, warga terus melakukan pencarian, namun hasilnya nihil. "Beruntung anak saya dalam pengakuannya belum sempat terjadi pencabulan," tandasnya. 

Atas kejadian itu, atas saran warga, UDY melapor ke polisi. Dia membawa seluruh pakaian pelaku yang tertinggal. Di antaranya celana, baju, celana dalam serta sepeda motor yang turut tertinggal dirumahnya. 

Laporan masih dipelajari oleh penyidik UPPA. Namun, Kapolsek Bandung AKP Siswanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. "Memang benar ada kejadian itu, namun langsung saya perintahkan anggota saya untuk mengantar ke UPPA," kata Siswanto 

Kapolsek mengaku telah mendapatkan indentitas diduga pelaku, yakni MK, dan telah berusaha mencari ke sekolah tempatnya belajar.  "Sudah dicari ke sekolah, tapi rupanya pelaku tidak masuk," jelas Siswanto 

Hingga kini, pelapor MH yang diantar orang tuanya masih menjalani proses pemeriksaan di ruang UPPA Reskrim Polres Tulungagung. (*)

Pewarta : Anang Basso
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close