Mobil Toilet Cipta Karya Ubah Kebiasaan BAB Sembarangan Saat Acara Pemerintahan

Senin, 16-04-2018 - 14:47 WIB Mobil toilet DPKPCK Kabupaten Malang yang setia mendampingi setiap acara besar Pemkab Malang (Wahyu for MalangTIMES) Mobil toilet DPKPCK Kabupaten Malang yang setia mendampingi setiap acara besar Pemkab Malang (Wahyu for MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Keberadaan mobil toilet UPT Limbah Domestik Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang telah mulai mengubah kebiasaan lama dalam setiap acara pemerintahan. 

Khususnya mengenai kebutuhan buang air besar sembarangan (BABS) masyarakat saat mengikuti suatu acara pemerintahan daerah yang membutuhkan waktu lama di suatu lokasi. Seperti program pemerintah Kabupaten Malang yaitu Bina Desa. 

Seperti diketahui program Bina Desa hari pertama diisi dengan dialog dan hiburan rakyat yang dilaksanakan malam hari. Acara tersebut biasanya menghabiskan waktu sampai tengah malam. 

Mobil toilet DPKPCK standby sampai acara Pemkab selesai di lokasi (Wahyu for MalangTIMES)

"Tentunya masyarakat membutuhkan toilet dalam mengikuti acara panjang tersebut. Bahkan para OPD pun tentu membutuhkannya untuk bisa menikmati hiburan serta dialog dengan bapak bupati, " kata Wahyu Hidayat Kepala DPKPCK Kabupaten Malang, Senin (16/04) kepada MalangTIMES. 

Kebutuhan inilah yang dijawab DPKPCK dengan menyediakan mobil toilet yang representatif setiap ada acara pemerintahan yang melibatkan ratusan atau ribuan orang di suatu tempat. 

Dua mobil toilet DPKPCK yang diresmikan secara langsung oleh Dr H Rendra Kresna Bupati Malang,  Februari lalu, inilah yang kini setia menjaga berbagai acara yang melibatkan masyarakat dengan jumlah banyak. 

Keberadaan mobil toilet yang menghabiskan anggaran Rp 1,2 miliar tersebut, selain sebagai pelengkap kebutuhan menyukseskan suatu acara,  khususnya terhadap hajat besar maupun kecil.

Juga dikarenakan tingginya kebutuhan terhadap mobil toilet dalam berbagai acara di Kabupaten Malang. 

Logo the Heart of East Java di mobil toilet saat malam tiba (Wahyu for MalangTIMES)

"Terpenting adalah membudayakan masyarakat menjaga lingkungan hidup. Adanya mobile toilet ini bisa menjadi sarana secara berkesinambungan dalam menyosialisasikan hidup sehat juga, " terang Wahyu. 

Peraih gelar doktor ilmu sosiologi ini juga menyampaikan untuk kebutuhan Bina Desa,  pihaknya hanya mengirim satu unit mobile toilet saja. 

"Skala bina desa dengan satu unit sudah bisa menampung kebutuhan masyarakat saat acara, mas, " ujar Wahyu. 

Maka,  pantaslah untuk disematkan kepada mobil toilet DPKPCK Kabupaten Malang ini sebagai pendukung setia acara pemerintahan hingga sukses tanpa meninggalkan bau pesing atau kotoran di lokasi acara. Lingkungan hidup yang menjadi prioritas kerja pemerintahan pun ikut terjaga dengan adanya mobil toilet tersebut.  

Pewarta : Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close