Bulan Puasa, Dispendukcapil Kabupaten Blitar Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Rabu, 16-05-2018 - 14:31 WIB Indah Ariyani, sekretaris Dispendukcapil Kabupaten Blitar. (Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES) Indah Ariyani, sekretaris Dispendukcapil Kabupaten Blitar. (Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITARMenghadapi bulan Ramadan 1439 H, pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar diyakini tetap optimal. Dispendukcapil memastikan servis publik yang terbaik terhadap masyarakat yang berurusan dokumen kependudukan tetap maksimal meski menjalankan ibadah puasa.

 

Sekretaris Dispendukcapil Kabupaten Blitar Indah Ariyani mengatakan, selama bulan puasa, Pemkab Blitar melakukan penyesuaian jam kerja bagi aparatur sipil negara (ASN). Indah memastikan pelayanan yang mereka berikan tidak akan berpengaruh terhadap kinerja pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah telah mengumumkan awal Ramadan dimulai besok (17 Mei). Untuk itu, juga sudah ada surat edaran dari sekretaris daerah bahwa jam pelayanan kita, jam masuk kerja kita otomatis memengaruhi jam pelayanan,” kata Indah ditemui BLITARTIMES di ruang kerjanya, Rabu (16/5/2018).

Dijelaskan, pelayanan di Dispendukcapil Kabupaten Blitar selama bulan Ramadan dilaksanakan tanpa istirahat. Hari Senin hingga Kamis pelayanan dimulai pukul 07.30 hingga 14.00 WIB. Sementara hari Jumat pelayanan dibuka pukul 06.30 sampai 11.00 WIB.

“Selama Ramadan ini pelayanan kita laksanakan tanpa istirahat. Kalau di hari biasa ada istirahat selama satu jam. Di luar jam itu kita tidak ada pelayanan lagi,” jelasnya.

Menurut Indah , pihaknya akan tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat meskipun dalam keadaan menjalankan ibadah puasa. Untuk Sabtu dan Minggu, pihaknya membuka pelayanan jemput bola khusus bagi e-KTP print ready record (PRR).

“Kami akan cetak e-KTP PRR yang belum kami cetak. Sabtu-Minggu akan kami cetak melalui jebol tapi di kantor. Jumlahnya ada sekitar 15.000. PRR adalah warga usia 17, 18, 19 tahun dan seterusnya yang belum pernah punya e-KTP,” paparnya.

Lebih lanjut Indah menjelaskan, di samping pelayanan yang telah diberikan pihaknya, mereka juga akan tetap menjalankan program sosialisasi seperti sosialisasi layanan rentan adminduk serta program perekaman e-KTP bagi pelajar usia 17 tahun bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Blitar.

Hal itu dilakukan terlebih untuk mendukung Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) untuk membangun ekosistem pemerintahan yang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan. Juga mengejar target perekaman e-KTP yang akan digunakan untuk data pemilih Pilgub Jatim 2018.

“Perekaman bagi pelajar usia 17 tahun akan kita laksanakan pada saat pondok Ramadan. Jadi tidak mengganggu kegiatan sekolah. Kalau sekarang kan sekolah masih melaksanakan UAS,” ucapnya.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Blitar TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close