Warga Kunjang Dihebohkan dengan Penemuan Mayat

Kamis, 17-05-2018 - 20:25 WIB Warga tewas mendadak di pesawahan. (Foto: Istimewa) Warga tewas mendadak di pesawahan. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES, KEDIRI – Warga di Dusun Kutukan Desa Kunjang Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri, Rabu sore (16/5/2018) mendadak heboh. Kehebohan itu terjadi disebabkan, Miskam (70) buruh tani warga Dusun Sidomulyo Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok Kabupaten  Blitar ditemukan tewas bersandar di pohon jarak area persawahan desa tersebut. 

Karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung melapor ke Polsek Ngancar.  

Kapolsek Ngancar AKP Hadi Purnomo menuturkan peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh Sunyoto (45) warga Dusun Sumberjati Desa Bedali Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Pada saat itu saksi sedang melihat tanaman jagung. Sesampainya di sawah saksi melihat seorang yang sedang bersandar di pohon jarak, yakni Miskam. 

Penasaran, kemudian saksi menghampirinya dan mencoba untuk membangunkan Miskam. Namun Miskam tidak kunjung bangun dan akhirnya saksi melapor ke pihak kepolisian. 

"Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia. Kami langsung menghubungi dokter Puskesmas setempat dan petugas Identifikasi dari Polres Kediri untuk memeriksa kondisi korban," tutur AKP Hadi Purnomo. 

Dari hasil pemeriksaan tersebut petugas tidak menemukan adanya luka akibat tanda penganiayaan. Sementara itu, keluarga korban yang berada di lokasi, korban mempunyai penyakit jantung dan sesak nafas. 

"Dari keterangan keluarga korban yakni anaknya, korban ini mempunyai penyakit sesak napas dan jantung. Kami menduga korban meninggal dunia karena penyakitnya kambuh dan tidak ada yang tahu," terang Kapolsek Ngancar. 

Masih kata AKP Hadi Purnomo, korban pamit kepada keluarganya untuk mencari rumput. Korban mencari rumput dengan mengendarai sepeda motor dan membawa sabit serta karung. 

Keluarga korban menolak korban untuk dilakukan otopsi. Keluarga korban membuat surat pernyataan yang disaksikan perangkat desa setempat. "Keluarga korban menolak jika korban dilakukan otopsi. Dan keluarga sudah membuat surat pernyataan," jelas Kapolsek Ngancar.

Pewarta : Bambang Setioko
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Kediri TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close