Jengkel dengan Pelayanan Puskesmas, Netizen Posting Video dan Foto Pegawai Sibuk Main HP

Kamis, 17-05-2018 - 21:25 WIB Tampak pegawai Puskesmas Tunggangri sibuk main handphone di saat pasien antri (Foto: Ahmad Saifudin/ TulungagungTIMES) Tampak pegawai Puskesmas Tunggangri sibuk main handphone di saat pasien antri (Foto: Ahmad Saifudin/ TulungagungTIMES)

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Merasa jengkel dan tidak terima dengan pelayanan di Puskesmas Tunggangri Kecamatan Kalidawir Tulungagung, seorang pasien memposting komplain di media sosial. Pemosting yang diketahui bernama Ahmad Saifudin itu mengaku mendapat pelayanan tidak semestinya. 

"Pegawai bodo mek dolanan hp,,pelayanane suwi,,teko disik dilayani keri,,surat kesehatan ora langsung dadi.. ternyata mergo dokter jaga ne gak enek.. tulisane istirahat jam 11,,tapi rung enek jam 11 teko wis ndak ditompo,,alasane rame,,padahal q rene wingi jam setengah 11 pasien sepi,,tapi wis ditutup...

Mohon pada dinas kesehatan menertibkan palayanan Puskesmas TUNGGANGRI Kalidawir..," demikian bunyi posting akun Facebook milik Ahmad Saifudin di Info Cah Tulungagung (Icethe) sambil melampirkan video. 

Tulungagung TIMES berusaha melakukan komunikasi dengan pemosting. Rupanya, pengalaman ini bukan pertama kali dialami. 

"Saya seperti itu karena saya sudah berkali-kali, dari ketika saya mau nikah cari surat kesehatan juga seperti itu, pas istri hamil muda juga seperti itu, terakhir tadi pagi," kata Saifudin.

Pasca posting, Saifudin telah mendapatkan klarifikasi dari Puskesmas Tunggangri, namun jawaban puskesmas belum menjadikan dirinya puas 

"Meskipun pihak puskesmas sudah klarifikasi, tapi klarifikasi cuma masalah yang saya alami pagi ini. Tentang (keluhan) jam 11 sudah tidak terima pendaftaran tidak diklarifikasi, trus tadi alasannya banyak pasien. Padahal saya di situ sampai jam sebelas lebih, nomer antrian tidak sampe 40. Terakhir saya dengar sebelum saya pulang cuma 29," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Tunggangri Dr Dony Wahyu BS mengatakan jika masalah tersebut sudah dijelaskan pada pasien. 

"Pelanggan kemaren memang datang untuk cari Surat Kesehatan, tapi karena kemaren dokternya tidak di tempat (mengikuti wifi TB di crown) jadi tidak dapat kami layani hari itu dan disarankan untuk datang lagi keesokan harinya," kata Doni.

Esoknya, Kamis (17/05) pasien yang dimaksud datang lagi, namun karena bersamaan dengan banyaknya berkas surat sehat dan jadwal imunisasi haji, proses kembali tidak dapat dilakukan dengan cepat. 

"Hari ini pelanggannya datang dan dilayani seperti  seharusnya cuma karena bersamaan dengan berkas Surat Sehat yang masih menumpuk kemaren dan juga bersamaan dengan jadwal imunisasi haji prosesnya agak butuh waktu. Jadi pasien ditawarkan diambil besok atau mau menunggu, pasien memilih menunggu dan Surat Sehat sudah diberikan hari ini juga," kata Doni.

Pihak puskesmas merasa dirugikan atas postingan Ahmad Saifudin tersebut, dirinya meminta agar yang bersangkutan atau admin group menghapus postingan itu. 

Namun, postingan yang telah dishare ke berbagai group itu masih muncul dan justru direspon ribuan Netizen dengan reaksi mayoritas mengecam pelayanan di Puskesmas Tunggangri. 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close