Ada Romeo-Juliet Cilik di Pekan Islami XII PT ACA

Selasa, 05-06-2018 - 15:02 WIB Suasana ceria anak-anak yatim dan piatu yang mendapat hiburan sulap dalam rangkaian Pekan Islami ke XII PT ACA di Kecamatan Dau. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES) Suasana ceria anak-anak yatim dan piatu yang mendapat hiburan sulap dalam rangkaian Pekan Islami ke XII PT ACA di Kecamatan Dau. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Pelaksanaan Pekan Islami ke XII PT Anugerah Citra Abadi (ACA) Malang memasuki hari ke duabelas.

Hari ini (5/6/2018) acara pertama dilangsungkan di Balai Mulia Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Ratusan anak tampak sangat antusias, terutama saat hiburan pertunjukan sulap dimulai. 

Gelak tawa anak-anak langsung menghangatkan suasana saat Muhammad Saifullah Islam alias Mr Busy naik ke panggung.

Mengenakan kaos dan topi biru dipadukan dengan celana hitam plus supender membuat penampilannya langsung menarik perhatian anak-anak.

Berbagai kemampuan pun ditunjukkan oleh pria asal Tulungangung itu, mulai permainan kotak ajaib hingga balon hias. 

Saat bermain balon hias, Mr Busy mengajak dua anak yatim dari Kecamatan Dau. Yakni Azahira Nur Rizqi Intania dan Zain Gibral Asadil Alam.

Alam yang bertubuh gemuk dan berwajah ramah juga langsung mendapat tepuk tangan meriah teman-temannya.

Mr Busy lantas membentuk balon hias panjang menjadi setangkai bunga. Bunga itu pun diberikan pada Alam. Mr Busy meminta Alam menyerahkan bunga balon itu pada Azahira.

Ibarat adegan Romeo-Juliet cilik, Azahira awalnya enggan menerima. Namun setelah diberi semangat ratusa anak lain yang hadir, bunga dari Alam itu diterima.

Tak hanya itu, Alam pun sempat digoda saat akan kembali duduk di aula. Dia berulang kali diminta kembali ke panggung, hingga akhirnya Alam pun membawa topi yang dikenakan Mr Busy. 

Keceriaan tampak dari wajah anak-anak yang mendapat santunan dari Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan.

"Senang sekali tadi, lucu pesulapnya. Juga Alhamdulillah dapat sangu lebaran," ujar Alam usai penampilan sulap.

Sehari-hari, siswa kelas II SDN II Landungsari itu tinggal di rumah bersama ibu, adik dan kakaknya. Alam pun mendoakan agar PT ACA semakin sukses.

"Tahun depan semoga adik saya juga bisa ikut," ungkapnya. 

Doa juga disampaikan Putri Marella, siswi kelas V SDN 1 Kucur.

"Ya Allah yang Maha Pengasih, terkhusus Bapak Iwan Kurniawan, sehatkan badannya, mudahkan urusannya, lapangkan rezekinya, hingga bisa terus menyantuni kami," ujar remaja 12 tahun itu.

Putri mengaku terharu karena bisa memiliki tas dan peralatan sekolah baru.

"Bersyukur karena nanti masuk sekolah sudah punya tas baru, tas yang lama sudah rusak bagian bawahnya," ucapnya.

Antusias peserta Pekan Islami XII PT ACA pun sangat besar. Bahkan, banyak yang datang meski tidak membawa undangan.

Panitia pun menghimpun nama-nama anak yang belum mendapat santunan untuk mendapat bingkisan susulan.

"Memang jumlah anak yatim di Kecamatan Dau ini masih cukup banyak. Kami berterima kasih pada Bapak Iwan Kurniawan karena setiap tahun memberi santunan pada anak-anak kami," ucap Camat Dau, Suroto. 

Menurut dia, jumlah anak yang diberi santunan pada 2018 ini lebih banyak dibandingkan pada 2017 lalu.

"Tahun ini lebih banyak, ada sekitar 300 anak. Apalagi dari masing-masing desa mengirimkan perwakilannya. Kami juga berharap tahun depan jumlah anak yang mendapat santunan bisa bertambah," pungkasnya.

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Heryanto
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close