Pemkot Malang Perpanjang Program Tiga Bulan Bersih Sampah

Kamis, 14-06-2018 - 12:47 WIB Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi bersama Kepala DLH Kota Malang Agoes Edy dan pasukan kuning Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/ MalangTIMES) Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi bersama Kepala DLH Kota Malang Agoes Edy dan pasukan kuning Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/ MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memperpanjang pelaksanaan program Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS)  di wilayahnya. Pasalnya, respon masyarakat cukup positif menyambut agenda nasional yang dicanangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu. 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan TBBS mengajak partisipasi aktif masyarakat. Terutama dalam pengelolahan sampah, meliputi sosialisasi kebijakan dan program pengelolahan sampah. Pemkot Malang juga telah menerima surat edaran dari Direktur Jenderal Pengelolahan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya KLHK Nomor SE.1/PSLB3/PS/PLB.015/2018 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Kegiatan (TBBS).

Berdasarkan perintah dari surat edaran tersebut, Gerakan TBBS semula dilaksanakan terhitung dari tanggal 21 Januari hingga 21 April 2018. Kini, diperpanjang hingga 31 Agustus 2018. Hal ini bertujuan agar lebih memotivasi semangat masyarakat.

Pemerintah juga berupaya menjaga gerakan rutin yang masif di masyarakat dalam mengelola sampah. Hal itu untuk mencapai target pengelolaan sampah yang telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Jakstranas. Yaitu, pada tahun 2025 ada pengurangan timbunan sampah 30 persen dan penanganan sampah 70 persen.

Kegiatan TBBS dibangun untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan bebas sampah. Dengan partisipasi masyarakat, kegiatan juga difokuskan di seluruh kantor pemerintahan, pusat transportasi darat, laut dan udara, pasar tradisional, sarana pendidikan, dan lain-lain.

Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi berharap agar hasil yang dicapai dari kegiatan TBBS ini cukup signifikan untuk bisa mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah. "Gerakan TBBS ini diharapkan dapat membangkitkan gerakan masyarakat peduli sampah secara nasional. Juga untuk bisa mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat  melalui pengelolaan sampah berbasis partisipasi rakyat," ujar Wahid.
 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close