Pemkot Batu Canangkan 10 Persen UMKM Harus Jadi Industri Kecil

Jum'at, 15-06-2018 - 15:34 WIB Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Endang Triningsih. (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES) Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Endang Triningsih. (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)

JATIMTIMES, BATU – Hingga saat ini tercatat ada 23 ribu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kota Batu. Namun dari sekian banyak pelaku UMKM itu tahun 2018 Pemkot Batu mencanangkan program agar produk UMKM harus bisa jadi industri kecil. 

Program ini dilakukan agar pelaku usaha bisa lebih mandiri. Pemkot Batu menargetkan setidaknya dari 23 ribu pelaku UMKM itu, 10 persennya bisa menjadi industri kecil.

"Kami ingin UMKM di Kota Batu ini ada kemajuan. Ya supaya bisa lebih mandiri dan tentunya mengurangi angka pengangguran," ungkap Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Endang Triningsih.

Sebab jika pelaku usaha UMKM menjadi industri kecil tentunya akan mampu menyerap tenaga kerja. Dengan demikian akan mengurangi angka pengangguran di Kota Batu. 

"Secara tidak langsung pelaku usaha yang menjadi industri kecil ini akan mandiri, dan akan banyak manfaat yang didapatkan. Karena itu kami menggiring pelaku usaha ke sana," imbuhnya. 

Tentunya untuk menjadi industri kecil ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Diantaranya memiliki izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), label halal, Standart Nasional Indonesia (SNI), dan sebagianya. Karena itu dengan target 10 persen dari jumlah pelaku UMKM menjadi industri kecil, tentunya Pemkot Batu akan memberikan fasilitas tersebut.

"Untuk mencapai target itu tentunya Pemkot Batu akan membantu memfasilitasi, agar mampu untuk menjadi industri kecil," ujar perempuan yang juga asisten 3 Pemkot Batu ini.

Tidak hanya itu saja, rencananya Pemkot Batu juga akan memperjuangkan peraturan tentang toko modern. Tentang penyediaan ruang sekitar 25 persen untuk produk UMKM.

"Sebab sejauh ini pemasaran produk UMKM ini masih dirasa sulit masuk ke toko modern," ujar Endang.

Karena sejauh ini mereka harus memenuhi beberapa syarat. Antara lain izin usaha, barcode, dan standar produk lainnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Batu TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close