Malam Ini Bupati Jember Bawa Pulang Jenazah TKI yang Terlantar di Malaysia

Selasa, 12-06-2018 - 14:29 WIB Bupati Jember dr Hj Faida MMR saat berdoa di depan jenazah Amintyas, TKI Jember yang meninggal di RS Malaysia, sebelum diterbangkan ke tanah air. (foto : istimewa / Jatim TIMES) Bupati Jember dr Hj Faida MMR saat berdoa di depan jenazah Amintyas, TKI Jember yang meninggal di RS Malaysia, sebelum diterbangkan ke tanah air. (foto : istimewa / Jatim TIMES)

JATIMTIMES, JEMBERUpaya membawa pulang jenazah almarhumah Amintyas Wahyudi (bukan Wahyuni seperti diberitakan sebelumnya), TKI asal Dusun Sumuran, Desa Klompangan, Ajung, Jember, oleh Bupati Jember dr Hj Faida MMR membuahkan hasil. Selasa (12/6/2018) bupati bersama dengan sejumlah kepala OPD (organisasi perangkat daerah) Pemkab Jember menyelesaikan urusan administrasi di rumah sakit tempat jenazah Amintyas berada di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Alhamdulilah, siang ini saya sudah sampai di RS Kuala Lumpur Malaysia. Pembayaran kekurangan biaya rumah sakit yang terkena musibah atas nama Amintyas Wahyudi, 30 tahun, sudah dilakukan sebesar 14.096 RM atau sekitar Rp 56.5 juta ” ujar Bupati Faida lewat pesan Whatsapp.

Usai melakukan pelunasan administrasi, Pemkab Jember akan segera mengurus kepulangan jenazah almarhumah ke Jember. “Setelah proses pelunasan pembayaran ini, kami akan urus pemulangan jenasah ke Jember. Terima kasih semua pihak yang ikut membantu pemulangan jenasah warga Jember ini. Semoga Allah SWT selalu meridai jalan kita semua. Aamiin,” ujar Faida.

Amintyas meninggal di rumah sakit Malaysia dan tertahan selama 14 setelah beberapa hari sebelumnya mendapat perawatan. Jenazah almarhum tidak bisa dibawa pulang karena masih memiliki tanggungan biaya sebesar 15.000 RM.

Pihak Pemkab Jember pun melakukan upaya pelunasan melalui transfer dan mengutus kurir ke Malaysia untuk menyelesaikan persoalan ini. Namun karena tidak kunjung ada kejelasan, Bupati Faida Senin (11/6/2018) malam berangkat ke Surabaya dan paginya langsung tebang ke Malaysia untuk mengurus kepulangan jenazah.

Amintyas berangkat ke Malaysia melalui jalur ilegal. Setelah hari kesebelas jenazahnya tertahan di rumah sakit, Pemkab Jember baru mendengar oleh Pemkab Jember info itu setelah ramai menjadi perbincangan di media sosial.

“Saya hanya berpesan kepada warga Jember, kalau jadi TKI, daftarkan ke Disnker. Jika ada hal-hal yang tidak diinginkan seperti adanya musibah. penangannya lebih mudah. Namun meski demikian, Pemkab Jember tetap akan hadir di antara TKI yang ada di luar negeri,” pungkas Bupati Faida. (*)

 

Pewarta : Moh. Ali Makrus
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jember TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close