Perketat Keamanan Lebaran, Stasiun Malang Dijaga Pasukan Bersenjata Lengkap

Selasa, 12-06-2018 - 14:34 WIB Selama masa Lebaran 1439 H, keamanan di Stasiun Kotabaru Malang diperketat dengan penempatan personel kepolisian bersenjata lengkapi. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES) Selama masa Lebaran 1439 H, keamanan di Stasiun Kotabaru Malang diperketat dengan penempatan personel kepolisian bersenjata lengkapi. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANGAda pemandangan berbeda di Stasiun Kotabaru Malang selama memasuki momen mudik Lebaran 1439 H tahun ini. Tampak di pintu masuk statiun, beberapa personel kepolisian bersenjata lengkap berjaga dan melakukan pengawasan ketat.

Pada momen menjelang dan sesudah perayaan Idul Fitri tahun ini, sebanyak 148 polisi khusus kereta api (polsuska) disiagakan untuk melakukan pengamanan. Mereka bertugas di stasiun maupun di atas perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasional (Daops) 8 selama masa mudik dan arus balik Lebaran. Dalam pengamanan khusus yang dilakukan pada 5-26 Juni 2018, polsuska juga dibantu 116 personel gabungan TNI/Polri.

Senior Manager Pengamanan Daops 8 Made Gerinayasa mengatakan, personel pengamanan disiagakan untuk menjamin rasa aman dan nyaman pengguna moda transportasi kereta api di momen lebaran. "Selain menjamin rasa aman penumpang, petugas keamanan melakukan patroli di lintasan untuk mengantisipasi potensi gangguan selama perjalanan kereta api," kata Made.

Menurut dia, ada sejumlah potensi kerawanan kejahatan yang terjadi pada saat perjalanan kereta api. Di antaranya potensi aksi terorisme, copet, pelemparan batu, pengganjalan jalur kereta oleh orang tidak bertanggung jawab, serta penumpang gelap atau tidak memiliki tiket. "Namun kasus copet dan penumpang gelap saat ini sudah hampir tidak ada, karena pemeriksaan saat masuk stasiun kini lebih ketat," tuturnya.

Sementara di Stasiun Kotabaru Malang, jumlah personel pengamanan gabungan dari polsuska, Brimob, dan TNI/Polri sebanyak 44 orang. "Untuk polsuska yang berjaga di Stasiun Kotabaru Malang jumlahnya tiga orang per hari untuk satu shift. Sedangkan pengawalan di ataa kereta ada 24 polsuska," imbuh Made.

Selain menyiagakan personel keamanan, petugas juga mengoptimalkan keberadaan 20 CCTV atau kamera pengawas yang terpasang di Stasiun Kotabaru Malang. Dengan adanya CCTV tersebut, petugas bisa memantau kondisi stasiun melalui layar. "Kami juga terus berkoordinasi dengan petugas yang siaga di pos pantau kepolisian yang terletak di depan Stasiun Kotabaru," pungkasnya. (*)

 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close