Mengenal Keturunan Ken Angrok dan Ken Dedes

Kamis, 14-06-2018 - 14:00 WIB Ilustrasi (Historia) Ilustrasi (Historia)

JATIMTIMES, MALANG – Ken Angrok dan Ken Dedes merupakan dua tokoh kenamaan dalam sejarah Kerajaan Indonesia.

Keduanya juga dikenal sebagai pasangan fenomenal lantaran Ken Angrok dikatakan tega menghabisi nyawa suami Ken Dedes yaitu akuwu Tunggul Ametung, penguasa Tumapel yang merupakan bagian dari Kerajaan Kediri.

Namun meski begitu, berbagai versi tentang pertemuan Ken Angrok maupun Ken Dedes banyak berkembang di lingkungan masyarakat.

Dalam versi pertama, banyak dikatakan bahwa Ken Angrok dan Ken Dedes bertemu setelah Ken Dedes diperisteri oleh Tunggul Ametung.

Sedangkan dalam versi berikutnya, dikatakan Ken Angrok dan Ken Dedes sudah dipertemukan sebelum Ken Dedes diperisteri Tunggul Ametung.

Berdasarkan cerita masyarakat, Ken Angrok dulunya dikenal sebagai seorang pemuda bernama Joko Lulo yang berniatan memperisteri Ken Dedes.

Sayangnya, Ken Dedes tak langsung menerima lamaran tersebut dikarenakan sifat Ken Angrok yang diketahui sangat nakal dan sering berperilaku buruk.

Saat hendak dinikahi, Ken Dedes yang juga dikenal sebagai Putri Dedes itu melarikan diri dan dalam pelariannya itu dibawa oleh Tunggul Ametung.

Tak terima anaknya di bawa lari Tunggul Ametung, Mpu Purwa ayah dari Ken Dedes memanfaatkan kekuatan Ken Angrok untuk kembali membawa puterinya pulang. 

Ken Dedes sendiri memang dikenal sebagai seorang perempuan yang berparas sangat ayu. Dia dipercaya lahir dan besar di daerah Panawijen atau yang sekarang di kenal sebagai Polowijen. Kawasan tersebut memiliki jarak yang tak terlalu jauh dari Singosari.

Di daerah Polowijen itu juga telah ditemukan berbagai situs bersejarah. Salah satunya adalah Sumur Windu yang sampai sekarang masih dapat ditemui. Di dalamnya terdapat berbagai peninggalan seperti batu kenong dan batu bata berwarna merah. 

Di dekat daerah situ juga diyakini pertama kali ditemukannya patung Ken Dedes yang sempat di bawa ke Belanda sebelum akhirnya dikembalikan ke Museum Nasional. 

Terlepas dari itu, Ken Angrok dan Ken Dedes yang disebut telah menjadi pasangan itu telah memiliki keturunan. Dalam bukunya Sejarah Nasional Edisi Pemutakhiran Jilid II, Bambang Sumadio menyampaikan jika pasangan ini memiliki empat orang keturunan.

"Dari perkawinannya dengan Ken Dedes, Ken Angrok memperoleh empat orang anak yaitu Mahisa Wonga Teleng, Panji Saprang, Agnibhaya, dan Dewi Rimbu," tulisnya.

Namun dari ke empat anak tersebut, menurutnya tak satupun yang meneruskan tahta Ken Angrok untuk memimpin kerajaan. Jika berdasarkan kitab Parartaon, keturunan Ken Angrok yang berhasil menduduki tahta dan menjadi raja di Tumapel adalah Panji Tohjaya.

Panji Tohjaya sendiri merupakan anak Ken Angrok dengan isterinya yang lain yaitu Ken Umang. Perkawinannya tersebut juga dikarunia empat orang anak yaitu Panji Tohjaya, Panji Sudhatu, Panji Wregola, dan Dewi Rambu.

Sementara keturunan Ken Dedes yang sempat menjadi raja Tumapel atau Singhasari adalah Anusopati. Dia adalah anak dari Ken Dedes dan akuwu Tunggul Ametung. Anusopati juga disebut telah membunuh Ken Angrok setelah amengetahui jika ayah kandungnya Tunggul Ametung mati ditangan Ken Angrok.

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close