Meresahkan, Diduga Pelaku Ditangkap Saat Tunjukin "Garan Pacul" Nya Di Kebun Tebu

Jum'at, 06-07-2018 - 20:44 WIB Diduga pelaku eksibisionis (helm hitam) diamankan warga dan diminta KTP nya sebelum diserahkan ke polisi / Foto : Hasan Nugraha / Tulungagung TIMES Diduga pelaku eksibisionis (helm hitam) diamankan warga dan diminta KTP nya sebelum diserahkan ke polisi / Foto : Hasan Nugraha / Tulungagung TIMES

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG –  Diduga pelaku eksibisionis (sering memperlihatkan kelamin sendiri pada lawan jenis), seorang pria ditangkap warga di desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru Tulungagung. Pelaku sebut saja namanya Bondet beralamat di kelurahan Kenayan Kecamatan kota Tulungagung. 
"Kita video lalu kita live di group, tukang nunjukin senjata kena," kata Hasan Nugraha dalam live videonya

Saat dikonfirmasi, Hasan membenarkan adanya penangkapan orang yang dengan sengaja melanggar kesusilaan di depan umum yang meresahkan warga Tulungagung akhir-akhir ini. Saat ditangkap, pelaku masuk ke kebun tebu dan pamit buang air kecil, namun bukan segera memasukkan "Garan Pacul" nya, justru dia dengan sengaja menunjukkan kelaminnya di depan wanita. 
"Orangnya di dalam kebun tebu, katanya buang air kecil, tapi  sudah ada 10 menit kelamin di keluarin di depan anak perempuan, perempuan itu langsung menangis," kata Hasan 

Warga yang kaget dengan kejadian itu langsung datang dan menginterogasi pelaku, meski sempat mengelak dengan berbagai alasan pelaku dengan helm hitam dan membawa tas itu diamankan warga 

"Begitu ditangkap, langsung dibawa pak Kepala dusun dan pak RW ke Polsek," tambah Hasan 

Begitu diviralkan, Hasan mengaku mendapat informasi serupa mengenai pelaku yang ada di videonya. 
"Banyak yang Inbox ternyata orang dalam video itu sering melakukan hal yang sama di tempat lain," jelasnya 

Kanit Reskrim Polsek Kedungwaru Iptu Fathoni membenarkan adanya penangkapan pelaku diduga eksibisionis di Bangoan. "Benar, tadi dibawa ke Polsek. Namun karena ranahnya UPPA tadi langsung kita bawa ke Polres," kata Fathoni 

Sementara itu, Kanit UPPA Polres Tulungagung Ipda Retno Pujiarsih saat dikonfirmasi belum memberikan respon atas penangkapan dan pelimpahan pelaku eksibisionis tersebut. 

Diduga pelaku eksibisionis sudah cukup lama meresahkan warga di kota marmer, sebelumnya pelaku eksibisionis mempertontonkan kemaluannya di depan sebuah super market dan sempat heboh di media sosial. Rabu (4/06) juga melakukan aksi yang sama di Jalan Raden Abdul Fatah Mangunsari tepat di depan penjual es dan cilok, kini di Bangoan pelaku tertangkap warga dan diserahkan ke pihak berwajib. 

Pewarta : Anang Basso
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close