Pelaku Utama Perusakan Warung Bakso di Talun Sudah Ditangkap, Motifnya Cemburu

Senin, 09-07-2018 - 10:14 WIB Pendik dan Edy, pelaku perusakan warung pedagang bakso di Kendalrejo, Talun, diperiksa kesehatannya sebelum ditahan di kantor polisi. (Foto:Polres Blitar) Pendik dan Edy, pelaku perusakan warung pedagang bakso di Kendalrejo, Talun, diperiksa kesehatannya sebelum ditahan di kantor polisi. (Foto:Polres Blitar)

JATIMTIMES, BLITARMasih ingat warung bakso milik Sri dan Ruslan di Dusun Pantimulyo RT/RW 3/4 Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, yang dihancurkan enam pemuda Senin 30 April 2018 lalu?

Kini pelaku utama yang membuat kerusakan itu berhasil ditangkap polisi pada Sabtu (7/7/2018) setelah sempat buron hampir dua bulan lebih. Yakni Mohamat Efendi alias Pendik (26). Satu pelaku lainnya, Moch. Edi Nuryanto (34), juga dibekuk. Keduanya warga Dusun Pantimulyo, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun.

“Benar pelaku utama telah ditangkap. Pendik ini yang mengajak teman-temannya merusak rumah dan warung milik korban yang juga sempat melakukan pengroyokan di rumah korban untuk mencari anak korban,” ujar staf humas Polres Blitar Briptu Haryo Catur.

Briptu Haryo menjelaskan bahwa motif pelaku melakukan perusakan dan pengeroyokan akibat rasa cemburu terhadap anak korban. Anak korban dianggap menggoda mantan istri  pelaku yang sebenarnya menjalin persahabatan.

Kondisi warung bakso milik Sri rusak setelah diobrak-abrik oleh teman anaknya sendiri. (Foto:JatimTIMES)

“Pelaku Pendik cemburu dan dendam sama anak korban karena mantan istri Pendik menjalin hubungan dengan anak korban. Padahal, Pendik adalah sahabat karib anak korban,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin (30/4/2018) malam pukul 22.00, ada enam orang pemuda dipimpin oleh pelaku Pendik dengan kondisi mabuk minuman keras menuju rumah korban, yakni Sri dan Ruslan. Di rumah tersebut mereka mencari anak korban yang seorang pedagang bakso untuk mereka hajar bersama-sama.

Karena yang dicari tidak ada, akhirnya enam pemuda ini merusak rumah korban. Bahkan mereka sempat mencari anak korban di warung bakso, tetapi tidak ketemu dan akhirnya warung bakso dirusak juga.

Ruslan bahkan sempat dikeroyok. Lalu Ketua RT Iswanto yang melerai juga jadi sasaran pukul enam pemuda yang dipengaruhi alkohol itu. Dan keesokan harinya, Selasa (1/5/2018), polisi berhasil membekuk empat orang pelaku pengroyokan. Sedangkan dua pelaku kabur. (*)

Pewarta : Meidian Dona Doni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Blitar TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close