Kekerasan Anak dan Perempuan di Kabupaten Blitar Masih Tinggi

Rabu, 11-07-2018 - 17:39 WIB Ilustrasi (voaindonesia.com) Ilustrasi (voaindonesia.com)

JATIMTIMES, BLITAR – Angka kekerasan pada perempuan dan anak di Kabupaten Blitar tergolong tinggi.

Dalam awal bulan hingga pertengahan tahun 2018 ini terhitung terdapat 50 kasus kekerasan pada perempuan dan anak.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KB dan P3A, Kabupaten Blitar Sri Suhartini menjelaskan, 50 kasus ini dihitung dari awal bulan Januari hingga akhir Juni 2018.

“Sudah ada 50 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, 18 diantaranya korban nya merupakan perempuan dan 32 diantaranya korban nya adalah anak anak,” ungkapnya.

Menurut dia, 50 kasus ini meliputi 11 kasus pelecehan seksual terhadap anak, 3 kasus pencabulan anak, 18 kasus kekerasan terhadap anak, sedangkan 17 kasus lainnya merupakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan 1 kasus pelecehan yang dialami perempuan.

“Tahun ini ada peningkatan tiga kasus, tapi sama sama-sama didominasi oleh KDRT,” katanya.

Masih menurut Sri, jika dibanding tahun lalu pada periode sama ada penurunan, pada tahun 2017 lalu ada 55 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Meliputi, 12 kasus pelecehan seksual, 4 kasus pencabulan, 15 kasus KDRT, 2 kasus trafficking, 12 kasus kekerasan anak, dan 10 kasus ABH.

“Kalau dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama sebenarnya mengalami penurunan, tapi kalau dilihat sepanjang tahun 2017 kurang lebih ada 85 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ungkapnya.

Lebih lanjut untuk menekan angka kekerasan pada perempuan dan anak yang tergolong tinggi ini, dia meminta warga yang menemukan kasus demikian melapor ke pihak berwajib supaya diproses secara hukum.

“Perlu peran masyarakat yang menemukan kasus seperti kekerasan anak atau KDRT segera melapor ke pihak berwajib,” imbuhnya. (*)

Pewarta : Meidian Dona Doni
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Blitar TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close