Sederet Bacaleg Serbu Kantor BNN Kota Kediri

Kamis, 12-07-2018 - 18:31 WIB Kepada BNN Kota Kediri AKBP Bunawar. (eko Arif s/Jatimtimes) Kepada BNN Kota Kediri AKBP Bunawar. (eko Arif s/Jatimtimes)

JATIMTIMES, KEDIRIJelang pendaftaran calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2019 mendatang,  sederet bakal calon legislatif (bacaleg) menyerbu kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri, Kamis (12/7/18).

Kedatangan mereka untuk memenuhi persyaratan mendaftar sebagai bakal calon legisltif pada Pemilu 2019 mendatang. Mereka nantinya akan menjalani tes bebas dari narkoba dengan melaksanakan tes urine. Para bacaleg ini harus membawa rapid test urine sendiri karena proses pengetesan dilakukan secara gratis. 

AKBP Bunawar, kepala BNN Kota Kediri, mengatakan dalam pelaksanaan tes urine untuk para bakal calon DPD, DPRD dan DPR RI tahun 2019 itu, personel BNN tidak diperkenankan untuk memungut atau menerima biaya. Diakuinya sesuai surat BNN pusat, BNN daerah yang belum memiliki klinik sendiri maka test urine untuk bakal calon legislatif bisa diarahkan ke rumah sakit yang telah ditunjuk secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum. 

"Para bakal calon legislatif diharapkan membawa alat rapid test urine dengan ketentuan 6 parameter masing-masing AMP/MET/COC/THC/BZO/MOP. Peralatannya bisa beli diapotik sesuai dengan ketentuan yang diamanatkan oleh KPU," ujarnya. 

Sementara itu Kasi Rahabilitasi BNN Kota Kediri Duhia Rosyida mengatakan, bacaleg tersebut mulai mendatangi kantornya dalam dua hari terakhir. Tujuannya adalah untuk mendapatkan keterangan bersih dari narkoba sebagai syarat maju menjadi calon legislatif. Namun tidak semuanya datang langsung, karena ada beberapa partai yang meminta pihak BNN datang langsung ke kantor mereka.

“Kemarin cukup banyak kalau hari ini sudah sepi. Untuk memudahkan, memang kami memberikan pelayanan bisa langsung mendatangi kantor partai agar lebih mudah mengoordinasinya. Ini masih kita jadwalkan pelaksanaan tes antinarkoba itu,” ujar Ida, sapaan Duhia Rosyida.

Sesuai data yang dihimpun, sekitar 229 orang yang melakukan tes antinarkoba di BNN Kota Kediri. Tidak semuanya dari bacaleg, ada juga dari masyarakat yang ingin melamar pekerjaan seperti sebagai calon anggota TNI atau Polri. Dari total tersebut, semuanya bersih dari pengguna narkotika. (*)

Pewarta : Eko Arif S
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Kediri TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close