Warna Almamater UM Dipermasalahkan di Media Sosial, Berikut Penjelasan Admin dan Pihak Kampus

Kamis, 12-07-2018 - 19:53 WIB Almamater Universitas Negeri Malang (UM) yang lama (kanan) dan yang baru (foto: Instagram @mahasiswaum) Almamater Universitas Negeri Malang (UM) yang lama (kanan) dan yang baru (foto: Instagram @mahasiswaum)

JATIMTIMES, MALANG – Jas almamater Universitas Negeri Malang (UM) menjadi bahan perbincangan di media sosial Instagram. Tiga hari belakangan, warna jas almamater kampus tertua di Malang itu ramai menjadi perdebatan netizen. Pasalnya warna jas berubah menjadi biru muda ketimbang warna jas dahulu yang cenderung navy blue. 

Akun media sosial Instagram @mahasiswaum mengunggah warna baru jas almamater UM pada Selasa (10/7). Saat itu akun komunitas tersebut menuliskan keterangan sebagai berikut: "pilih almamater versi baru atau lama nih?". Admin akun, Syamsu Huda menjelaskan bahwa postingan tentang jas almamater itu ia dapatkan dari seorang follower (pengikut) dengan nama akun @adi97__. 

"Awalnya kan ada info dari seorang follower akun Instagram dan disitu juga sudah kami berikan nama akun di kolom keterangan foto," jelas Syamsu kepada MalangTIMES, Kamis (12/7/2018). Terkait postingan pada Selasa silam, dia mengatakan banyak warganet yang merespon. Ada 5.500 likes dan 1800 lebih komentar atas warna jas almamater UM lama dan baru tersebut. 

Komentar salah satunya datang dari mahasiswa pascasarjana UM Angie Pritha. "Yang lama lebih calm dan enggak nyolok di mata. Bisa cocok dengan banyak warna hijab juga. Kalau yang baru rawan tabrak warna. Ini keputusannya rektorat apa yang menang tender menjahit almamater yang mengganti warna kainnya nih?" tanya dia dengan akun @angiepritha. 

Warna jas almamater UM dua kali diunggah kembali oleh Syamsu di akun @mahasiswaum. Dua potret itu adalah seorang wanita dengan nama akun @riantikabkd yang mengenakan almamater UM yang lama. Potret lain adalah potongan artikel sebuah media massa di Malang yang juga membahas akun tersebut. 

Setelah ramai di Instagram dan media massa, akhirnya pihak Universitas Negeri Malang (UM) memberikan pernyataan tentang jas almamater. Surat pernyataan tersebut dikeluarkan tertanggal 11 Juli 2018 dan ditandatangani oleh Rektor UM Prof Dr AH Rofi'uddin MPd. Press release ini juga diunggah di akun Instagram @mahasiswaum yaitu sebagai berikut:

"Sehubungan dengan jas almamater Universitas Negeri Malang (UM) yang dibagikan kepada mahasiswa baru tahun 2018 saat kegiatan registrasi administrasi, kami menyampaikan bahwa warna jas almamater tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Statuta Universitas Negeri Malang dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 71 Tahun 2012 Tentang Statuta Universitas Negeri Malang. Pada pasal 9 ayat 4 dijelaskan bahwa busana almamater terdiri dari jas, dasi, dan topi berwarna biru dengan kode warna CMYK 100, 100, 0, 0."

CYMK adalah kependekan dari cyan, magenta, yellow-kuning, dan warna utamanya (black atau hitam). (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close