Asik.. Akan Ada Layanan Delivery Order Administrasi Kependudukan, Singosari Jadi Pilot Project 

Rabu, 10-10-2018 - 08:38 WIB Sri Meicharini Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang bersiap menggandeng PT Pos dalam meluncurkan inovasi delivery order adminduk (foto: Nana/ MalangTIMES) Sri Meicharini Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang bersiap menggandeng PT Pos dalam meluncurkan inovasi delivery order adminduk (foto: Nana/ MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Inovasi baru segera diuji coba oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. 

Inovasi tersebut, nantinya akan dijalankan dengan menggandeng PT Pos Indonesia sebagai 'kakinya' dalam program pelayanan kependudukan yang manfaatnya akan semakin mendekatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan administrasinya. 

Sri Meicharini Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang, membenarkan adanya inovasi yang nantinya akan diterapkan secara masif di wilayah Kabupaten Malang dalam pelayanan administrasi kependudukan tersebut. 

"Ini kita sedang menyusun rencananya dan dalam kajian sebelum kita jalankan. Intinya dengan inovasi ini, kita memiliki tujuan untuk semakin mempermudah pelayanan terhadap masyarakat," kata Rini sapaan Kadispendukcapil Kabupaten Malang, Rabu (10/08/2018) kepada MalangTIMES. 

Kajian inovasi yang akan diusung Dispendukcapil Kabupaten Malang ini, mirip dengan sistem delivery order. Tapi dalam bentuk pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). Dimana masyarakat yang mengurus adminduk tidak perlu bersusah payah untuk mengurusnya ke kantor Dispendukcapil Kabupaten Malang. 

"Masyarakat hanya mengumpulkan berkas di tingkat kecamatan masing-masing. Nanti di sana ada tenaga verifikator. Berkas yang telah diverifikasi tersebut nanti akan dibawa oleh PT Pos ke kita. Setelah kita tangani sampai selesai, PT Pos yang akan membawanya ke kecamatan tersebut," urai Rini menjelaskan secara singkat mengenai teknis inovasi delivery order adminduk tersebut. 

Rini juga menyatakan, karena masih dalam bentuk kajian, pihaknya akan melakukan uji coba terlebih dahulu di satu wilayah kecamatan. 

Kecamatan yang akan menjadi pilot project inovasi tersebut adalah Singosari. Dengan alasan, wilayah tersebut yang dimungkinkan bisa siap untuk menjalankan inovasi tersebut terlebih dahulu. "Kita pilih Singosari terlebih dahulu sebagai pilot projectnya. Tapi mungkin masih yang sebatas kelurahan dulu saat ini," imbuh Rini. 

Dalam kesempatan berbeda,  MalangTIMES mencoba melakukan beberapa wawancara kecil terhadap masyarakat yang sedang mengurus adminduknya di kantor Dispendukcapil Kabupaten Malang. Dari beberapa warga yang diambil secara random, inovasi yang akan diluncurkan oleh Dispendukcapil mendapat respon positif. 

Anik Kusuma (41) warga Turen menyatakan, dirinya sangat merespon inovasi tersebut. "Bagus itu mas. Jadi kan tidak perlu repot kita ke sini dan antri. Semoga bisa segera dilaksanakan saja itu," ujarnya yang saat itu sedang mengurus Kartu Identitas Anak (KIA). 

Beberapa warga juga menyatakan hal senada. Agus Gumantoro asal Singosari secara gembira menyambut kabar tersebut. "Kita dukung ini. Bagus,  jadi gak jauh-jauh ke sini kalau ngurus. Kalau pun bayar kita oke saja, mas," ucapnya. 

Disinggung mengenai adanya dana delivery order adminduk, Rini menyampaikan, dalam kajiannya memang akan ada beban dana dari warga yang akan memanfaatkan inovasi tersebut. "Karena kita menggandeng PT Pos juga. Dari hitungan awal kita kena Rp 20 ribu untuk pengurusan tersebut. Kita coba kaji lebih dalam dulu sampai pada payung hukumnya nanti," pungkasnya. 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close