Puluhan Rumah di Jember Rusak akibat Gempa Situbondo

Kamis, 11-10-2018 - 13:42 WIB Kapolsek Tempurejo AKP. Hartanto bersama anggota dan BPBD saat mengecek kondisi rumah warganya yang temboknya jebol akibat gempa. (foto : istimewa / Jatim TIMES) Kapolsek Tempurejo AKP. Hartanto bersama anggota dan BPBD saat mengecek kondisi rumah warganya yang temboknya jebol akibat gempa. (foto : istimewa / Jatim TIMES)

JATIMTIMES, JEMBER – Gempa yang terjadi pada Kamis (11/10/2018) dini hari di perairan Situbondo dengan kekuatan 6,4 SR (skala Richter) dirasakan di beberapa daerah di Jawa Timur dan Bali. Gempa kedalaman sekitar 10 km dan tidak menimbulkan tsunami ini telah merusak puluhan rumah di beberapa wilayah di Jember.

Dari data  yang diterima media, kerusakan rumah merata di beberapa kecamatan di Jember. Di antaranya 2 rumah roboh dan 11 lainnya rusak. Kedua rumah yang roboh milik Abdul Aziz, warga Dusun Pondok Miri, Desa Pondok Joyo, Tempurejo, dan milik Bagimin. warga Dusun Kemiri Songo, Desa Lampeji, Mumbulsari.

“Ini saya masih mau bersama dengan BPBD Jember untuk mengecek kondisi rumah warga yang dikabarkan rusak. Saat ini beberapa anggota BPBD, Tagana dan dibantu kepolisian serta TNI sudah di lokasi rumah warga. Berapa kerugiannya masih akan kami data,” ujar Kepala Dinas Sosial Santi Isnaini sambil buru-buru meninggalkan acara di pendapa Pemkab Jember.

Selain dua rumah di Kecamatan Mumbulsari dan Tempurejo, juga terdapat 11 rumah yang rusak di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, dan 8 rumah di Kecamatan Sukorambi, “Kami sudah memerintahkan seluruh jajaran polsek untuk mengecek dan melaporkan jika ada rumah warga yang terkena dampak gempa semalam. Saat ini kapolsek Tempurejo dan Kaliwates bersama anggotanya sedang bahu-membahu membantu warga yang terkena dampak bencana,” ujar Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo.

Sementara data yang diterima media ini, kerusakan rumah akibat gempa di beberapa wilayah di Jember bervariasi. Yaitu tembok roboh dan sebagian besar mengalami retak-retak. Akibat dari kejadian ini, kerugian meteriil mencapai ratusan juta dan tidak ada korban jiwa. “Saat ini belum ada laporan korban jiwa, hanya rumah yang mengalami rusak berat dan ringan,” ujar salah satu anggota BPBD yang ada di lokasi rumah warga yang rusak. (*)

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jember TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close