Di Tengah Badai, Bupati Malang Minta OPD Kabupaten Malang Semakin Solid Tuntaskan Program Kerja untuk Rakyat

Jum'at, 12-10-2018 - 16:07 WIB Bupati Malang Rendra Kresna (tengah) bersama Sekda Kabupaten Malang (kanan) dan Kasatpol PP (kiri) menyampaikan pesannya kepada OPD Kabupaten Malang,  Jumat (11/10/2018) (foto: Nana/ MalangTIMES) Bupati Malang Rendra Kresna (tengah) bersama Sekda Kabupaten Malang (kanan) dan Kasatpol PP (kiri) menyampaikan pesannya kepada OPD Kabupaten Malang, Jumat (11/10/2018) (foto: Nana/ MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Pesan kuat seorang pemimpin dalam badai yang sedang menimpa pemerintah Kabupaten Malang terlontar secara tegas dari mulut Bupati Malang Rendra Kresna.

"Roda pemerintahan wajib terus berjalan. Pembangunan Kabupaten Malang telah baik. Karenanya untuk seluruh ASN apapun jabatannya, tingkatkan pelayanan kepada masyarakat dan berlomba untuk memberikan yang terbaik. Jangan terpengaruh dengan badai yang sedang menimpa," kata Bupati Malang Rendra Kresna, Jumat (12/10/2018). 

Pesan Rendra tersebut yang membuat seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai amanah yang wajib dilaksanakannya meskipun beberapa hari diterjang badai KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Terutama dalam upaya meneruskan berbagai program kerja yang sampai saat ini telah berjalan, walau pun belum mencapai titik akhir yang ditargetkan. Misalnya dalam tiga program strategis Kabupaten Malang, yaitu penurunan angka kemiskinan, pariwisata dan lingkungan hidup. 

Tiga program tersebut telah berjalan dalam kurun waktu sekitar 2-3 tahun. Di bawah kepemimpinan periode kedua Bupati Malang Rendra Kresna. Walaupun tentu, secara goal masih belum tercapai dikarenakan masih adanya waktu sekitar tiga tahun ke depan. 

Dari masa tiga tahun ini, tiga program strategis Kabupaten Malang telah terlihat hasilnya. Misalnya, dalam penurunan kemiskinan. Angka kemiskinan di Kabupaten Malang, menurut Rendra, dari 14 persen telah turun menjadi 10 persen di tahun 2017 lalu. 

"Target di tahun 2020 sebenarnya kita bisa sampai 9 persen. Ini yang saya mintakan tolong kepada seluruh OPD untuk merealisasikannya," ujar Rendra. 

Di sektor pariwisata yang terus menggeliat di seluruh wilayah Kabupaten Malang, pun sudah terlihat dampaknya. Bagi masyarakat maupun dalam mengoptimalkan kesadaran di sektor lingkungan hidup. Pariwisata berbasis masyarakat serta bertumpu pada lingkungan hidup, telah memikat wisatawan untuk datang ke Kabupaten Malang. 

Dari kunjungan wisatawan sejumlah 800 ribu di beberapa tahun lalu. Kini sudah mencapai sekitar 7 juta wisatawan baik dalam maupun luar negeri yang menikmati Jantungnya Jawa Timur ini. "Kenaikannya cukup signifikan di sektor pariwisata. Ini pun tentu perlu dilanjutkan oleh seluruh OPD untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Malang ke depannya," ujar Rendra. 

Program strategis ketiga dalam lingkungan hidup, indeksnya telah di atas ketentuan baku. Walau target pencapaian tersebut harusnya tercapai di tahun 2019 mendatang, tapi  di tahun 2017 lalu,  Kabupaten Malang dalam persoalan lingkungan hidup sudah mendapatkan indeks yang terbilang di atas batas yang ditetapkan pemerintah pusat. 

Berbagai program tersebutlah, yang dititipkan oleh Rendra kepada seluruh OPD yang ada. Sehingga program yang telah berjalan dan terlihat dampak positifnya bagi masyarakat Kabupaten Malang, bisa berlanjut. 

"OPD Kabupaten Malang telah solid dan harus terus seperti itu. Walau banyak rintangan, tantangan dan badai, saya yakin semua bisa berjalan sepert biasa. Semua untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Malang itu sendiri," ucapnya sambil menyampaikan, dirinya secara pribadi akan tetap memberikam spirit doa agar seluruh program berjalan. 

Di kesempatan berbeda, berbagai OPD di Kabupaten Malang tetap menjalankan tugasnya melayani masyarakat. Berbagai OPD ini pun tetap berkomitmen untuk terus berputarnya roda pemerintahan di Kabupaten Malang. 

"Kita tentu akan terus berbuat untuk kepentingan masyarakat melalui tiga program strategis yang sudah berjalan ini. Roda pemerintahan juga tetap berjalan dan akan terus ditingkatkan," ujar Tomie Herawanto Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang. 

Tomie juga melanjutkan, dirinya tidak menampik badai yang datang di Kabupaten Malang memang telah cukup mengganggu jalannya pelayanan kepada masyarakat. "Tapi ini bukan hal yang membuat kita semua harus berhenti. Masih banyak program kerja di depan mata yang harus diselesaikan. Semuanya tentu untuk kepentingan masyarakat banyak,  misalnya mengenai KEK Singosari," pungkas Tomie. 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close