Polres Lumajang Minta Masyarakat Lapor, Jika Temukan Warga Yang Memiliki Senjata Api

Jum'at, 12-10-2018 - 19:14 WIB Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran SH, M.Hum (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES) Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran SH, M.Hum (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

JATIMTIMES, LUMAJANG – Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran SH, MH meminta kepada masyarakat Lumajang untuk melapor ke Polres Lumajang jika menemukan ada warga yang memiliki senjata api tanpa ijin. Apalagi senjata api tersebut sengaja ditunjukkan untuk menakut-nakuti warga lainnya, maka masyarakat diminta berperan aktiv untuk melapor kepada pihak kepolisian.

Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran SH, MH terkait dengan penangkapan seorang kepala desa di Lumajang yang kedapatan memiliki senjata api. Ketika berita kepemilikan senjata api tersebut dimuat disejumlah media, sejumlah warga menyampaikan bahwa masih banyak warga lainnya yang memiliki senjata api.

Terkait sejumlah komentar di media sosial ini, Kasat Reskrim meminta agar masyarakat bersedia untuk melaporkan kejadian ini. "Silahkan laporkan kepada kami, dan jika kami datangi kemudian kedepatan memiliki senjata api dan tidak memiliki ijin resmi, maka akan kita proses secara hukum," kata AKP Hasran SH, MH kepada Lumajangtimes, via sambungan teleponya pada hari ini, Jumat (12/11).

Polres Lumajang juga memastikan bahwa kepemilikan senjata api illegal ini akan menjadi atensinya karena ada kekhawatiran kepemilikan senjata api di Lumajang juga terjadi pada warga lainnya di Lumajang, diluar satu orang yang sudah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

"Kita khawatir juga kalau sampai ada beberapa orang lainnya yang memiliki senjata api dan tidak memiliki ijin. Karena rawan disalahgunakan dan senjata api adalah senjata yang sangat mematikan. Karenanya kita akan usut tuntas kalau memang ada laporan dari warga," jelasnya kemudian. 

Polres Lumajang dalam pekan ini berhasil menangkap satu orang yang diketahui menjadi pemilik senjata api yang sedang diperbaiki kepada warga lainnya. Parahnya pemiliknya justru seorang kepala desa, dan yang memperbaiki adalah tersangka pengguna narkoba jenis sabu. Dari penangkapan tersangka narkoba inilah, asal usul senjata api itu kemudian melibatkan seorang kepala desa, dan sekarang sudah ditahan oleh pihak kepolisian.

Pewarta : Moch. R. Abdul Fatah
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Lumajang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close