Warga yang Lewat Jalan Ki Ageng Gribik Kota Malang Bakal Kagum dengan Fasilitas Baru Ini

Selasa, 06-11-2018 - 20:53 WIB Plaza utama sebagai icon kawasan Jalan Ki Ageng Gribik (Anggara Sudiongko/MalangTIMES) Plaza utama sebagai icon kawasan Jalan Ki Ageng Gribik (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Para pengguna jalan Ki Ageng Gribig, kota Malang nampaknya saat ini bakal semakin nyaman melewati jalan tersebut. 

Sebab median jalan sepanjang kurang lebih 1,8 kilometer sudah selesai dibangun oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang.

Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan, Ir Kuncahyani mengungkapakan, bahwa taman yang mulai dibangun sekitar bulan Agustus tersebut saat ini, proses pembangunannya memang sudah selesai.

"Saat ini memasuki tahap pemeliharaan, kurang lebih ya sekitar enam bulan kedepan.  Seperti pemeliharaan tanaman-tanaman ataupun rumput-rumput agar lebih bagus lagi," jelasnya.

Dijelaskan lebih lanjut, pembangunan median Jalan Ki Ageng Gribik, memadukan akulturasi budaya islami dan modern. 

Pembangunan taman tersebut terbagi dalam tiga section. Secara umum pada setiap sectionnya, terdapat ornamen lampu, tempat penyeberangan, vegetasi dan ornamen u-turn.

Sebagai penanda memasuki kawasan Gribik, juga dibangun main etrance pada section 1 sebagai penanda memasuki kawasan Gribik Boulevard.

Kemudian pada section ke tiga, sebagai point of Interest atau icon kawasan terdapat sebuah plaza utama. 

Pada plaza utama, juga didesain sedemikian rupa dan memiliki filosofi. 

Pada Plaza utama dihadirkan sclupture di keempat sisi dengan tema Hope atau harapan. 

Di situ disimbolkan sebuah bangunan yang menyerupai tangan menengadah ke atas seperti saat berdoa.

Pada bagian pusat terdapat ornamen sebagai tempat duduk dan pot vegetasi serta keempat sisi luar dihadirkan lampu penerangan dengan penutup kap motif batik kawung.

Kemudian pada tempat penyeberangan, juga didesain semenarik mungkin. 

Pada keempat sisi luar dihadirkan lampu penerangan dengan motif batik kawung dan sisi samping dihadirkan ornamen Islami bintang delapan sebagai media tanaman vegetasi.

"Tempat penyeberangannya ada beberapa titik. Dan semua didesain dengan warna-warna yang menarik," jelasnya

Pada ornamen lampu maupun ornamen u-turn juga memiliki motif yang khas yakni menggunakan motif batik parang maupun batik kawung.

"Harapannya tentu agar kawasan tersebut semakin indah dan semakin nyaman dilalui para penggunan jalan. Disana tempatnya juga begitu instagramable, untuk dibuat foto selfie," pungkasnya.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close