Drainase Buruk, Jalanan Kota Wisata Batu Banjir Lumpur

Rabu, 07-11-2018 - 20:34 WIB Para petugas tengah membersihkan jalan di Kota Batu yang tergenang lumpur dan sampah usai hujan deras. (Foto: BPBD Kota Batu for MalangTIMES) Para petugas tengah membersihkan jalan di Kota Batu yang tergenang lumpur dan sampah usai hujan deras. (Foto: BPBD Kota Batu for MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Ironis, Kota Batu yang berada di dataran tinggi dengan ketinggian rata-rata 700-2.000 meter di atas permukaan laut pun kini mengalami banjir lumpur. Seperti hari ini (7/11/2018), saat hujan deras mengguyur kota dingin itu, banjir lumpur menggenangi Jalan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu. 

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.20 WIB dan mengakibatkan lalu lintas di jalan utama itu nyaris lumpuh. Air berlumpur dengan material tanah serta batuan kerikil memenuhi badan jalan. Para pengguna jalan, terutama roda dua, kesulitan untuk melintas. 

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rohim mengungkapkan, kejadian tersebut disebabkan kondisi drainase yang tidak dapat menampung aliran air hujan. "Hujan lebat dan banyaknya sampah di dalam gorong-gorong mengakibatkan aliran air tersumbat hingga meluap ke jalan raya dan mengganggu pengendara kendaraan bermotor," urainya.

Berdasarkan kajian Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, tidak ada kerusakan infrastruktur akibat kejadian itu. Hanya saja, hal tersebut disayangkan banyak wisatawan. Terlebih, lokasinya banjir berada di sekitar Batu Night Spectacular (BNS) yang merupakan salah satu primadona wisata setempat. 

Rohim menyebutkan, kurang lebih jalan sepanjang 500 meter terkena luapan lumpur dan sampah. "Pihak kami langsung berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Batu. Selain itu, untuk pembersihan, dilakukan penyemprotan agar material tidak menutupi badan jalan. Personel juga dibantu masyarakat setempat," terang dia. 

Meski tak menimbulkan korban jiwa, ada beberapa korban pengendara motor yang jatuh akibat terpeleset. "Upaya yang dilakukan, memberikan pertolongan pertama kepada pengendara kendaraan roda dua yang terpeleset," ucapnya. 

Rohim tidak merinci secara pasti jumlah kendaraan yang terpeleset akibat genangan lumpur. Namun saat pembersihan, arus lalu lintas sempat dihentikan sementara dan dilakukan sistem buka tutup.

Untuk rekomendasi tindak lanjut, menurut Rohim, dibutuhkan tindakan pembersihan gorong-gorong sepanjang Jalan Oro-Oro Ombo. "Juga perbaikan drainase di sepanjang Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu serta pengerukan material longsoran-longsoran kecil," pungkasnya. (*)

 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close