Festival Mbois 3 Dipastikan Terpusat di Kawasan Heritage Kota Malang

Kamis, 08-11-2018 - 19:10 WIB Kabid Ilmatetta Disperin, Fahmi Fauzan (Hendra Saputra) Kabid Ilmatetta Disperin, Fahmi Fauzan (Hendra Saputra)

JATIMTIMES, MALANG – Festival Mbois 3 tahun ini akan berbeda dengan dua kali penyelenggaraan sebelumnya. Karena nantinya acara terpusat di kawasan heritage.

Antara lain adalah, Sarinah Plaza, Hotel Riche, Dilo Malang, Hotel Pelangi dan terakhir di Alun-alun Malang.

Dua kali penyelenggaraan Festival Mbois banyak bertemakan aplikasi digital. 

Namun kali ini Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Malang melalui Bidang Perindustrian Industri Logam, Mesin, Elektronika, Tekstil dan Aneka (Ilmatetta) memanfaatkan momen Hari Pahlawan pada tanggal 10 November 2018 untuk puncak acara di Alun-Alun Kota Malang.

"Yang membedakan Festival Mbois ada pada penekanan tema. Tahun kemarin itu banyak aplikasi digital, kalau sekarang lebih kepada suasana 10 November. Jadi acaranya di kawasan di heritage," ujar Kepala Bidang Ilmatetta Disperin Kota Malang, Fahmi Fauzan kepada MalangTIMES.

Bahkan untuk ikon, Disperin menyiapkan bambu runcing yang juga bisa digunakan untuk pelantang suara handphone. 

"Jadi untuk bambu runcingnya ini kami berikan untuk tamu undangan VIP. Di situ ada undangan cetak juga," kata Fahmi.

Acara yang digelar mulai tanggal 3 hingga 10 Desember tersebut akan berujung pada gelaran teater yang mengambil unsur cerita dari tokoh besar Malang, Ki Ageng Gribig.  

"Jadi nanti untuk puncak acara di Alun-alun, akan ada pagelaran teater yang menceritakan Ki Ageng Gribig. Kenapa kami memilih itu, karena beliau adalah tokoh besar yang menjadi sejarah bagi Malang," ungkapnya.

Sementara itu untuk kesuksesan acara, Fahmi berharap pengunjung Festival Mbois lebih membludak dari sebelumnya.

 Karena itu bisa meningkatkan rate dari acara yang sudah menjadi langganan bagi Kota Malang ini.

"Kalau bicara target pengunjung jelas kami berharap ada peningkatan. Tapi masing-masing spot pasti punya identitas sendiri dan punya penggemar sendiri. Tapi secara keseluruhan kalau yang sudah itu sekitar 3000 orang, kini saya harap bisa mencapai 5.000 orang," tutupnya. 

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close