Gelar Pesta Karena Baru Bebas dari Penjara, Dua Pria Ini Justru Kembali Menghuni Bui

Kamis, 08-11-2018 - 19:20 WIB Hendra Eka Kurniawan dan Muchlas Cahyono saat diamankan di Polsek Poncokusumo, setelah kedapatan menggelar pesta sabu, Kabupaten Malang (Foto : Polsek Poncokusumo for MalangTIMES) Hendra Eka Kurniawan dan Muchlas Cahyono saat diamankan di Polsek Poncokusumo, setelah kedapatan menggelar pesta sabu, Kabupaten Malang (Foto : Polsek Poncokusumo for MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Apa yang dilakukan Hendra Eka Kurniawan, warga Lingkungan Centong Desa Bawang Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dan Muchlas Cahyono warga Jalan Ciliwung I, Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar ini, tidak bisa dijadikan panutan. Pengapnya ruang tahanan tak membuat mereka kapok berbuat melanggar hukum. Euforia karena  baru bebas dari penjara, malah mengantarkan mereka kembali menghuni penjara, Kamis (8/11/2018).

Kanitreskrim Polsek Poncokusumo Aiptu Andik Risdianto menuturkan, pengungkapan perkara itu bermula  dari kegelisahan warga, jika salah satu rumah di Desa Wringinanom Kecamatan Poncokusumo, sering disingahi pemuda tidak dikenal. Ataspengaduan yang diterima, sejumlah personel pun dikerahkan ke lokasi kejadian, guna memastikan informasi tersebut. Hasilnya, kedua pria yang sama-sama berusia 30 tahun itu, sedang asik nge-fly lantaran menghisab sabu, Rabu (7/11/2018) tengah malam. “Saat penggerebekan, dari tangan keduanya kami mendapati dua poket sabu dan seperangkat alat hisab,” kata Andik kepada MalangTIMES, Kamis (8/11/2018).


Tanpa pikir panjang, petugas pun menggelandang Hendra dan Muchlas ke Polsek Poncokusumo, untuk  dimintai keteranan lebih lanjut. Dari pendalaman polisi, belakangan diketahui jika rumah yang digunakan untuk pesta sabu, merupakan rumah milik teman kedua tersangka. “Saat penggerebekan yang bersangkutan (pemilik rumah) sedang tidak ada di tempat, informasinya sedang menjual mobil. Ini masih kita upayakan guna mengamankan si pemilik rumah,” sambung Andik.


Di hadapan penyidik, Hendra dan Muchlas mengaku baru sekali mengonsumsi barang haram tersebut. Sedangkan barang bukti berupa sabu-sabu, didapatkan kedua tersangka itu dari temannya yang juga tuan rumah. Dengan dalih segan saat mendapat undangan pesta, mereka akhirnya terpaksa mengikuti ajakan yang menyalahi hukum tersebut. “Kedua tersangka ini merupakan residivis kasus penipuan di wilayah Blitar. Keduanya juga diketahui baru saja bebas dari penjara," tuturnya.

Akibat perbuatannya, keduanya bakal kembali menghuni hotel prodeo Polsek Poncokusumo. “Mereka (kedua tersangka) dijerat pasal 112 sub pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” Ujar Andik.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close