Mengerikan, di Tiga Negara Ini Ditemukan Rumah Makan yang Jual Daging Manusia

Jum'at, 09-11-2018 - 11:11 WIB Ilustrasi daging manusia (istimewa) Ilustrasi daging manusia (istimewa)

JATIMTIMES, MALANG – Praktik kanibalisme memang sangat meresahkan masyarakat. Di berbagai belahan dunia, pemakan daging manusia hampir selalu ditemui. 

Kasus yang berhasil diungkap pihak kepolisian pun tak pernah absen membuat publik tercengang. Termasuk beberapa kasus yang terjadi di beberapa negara berikut ini. Di mana ditemukan sebuah rumah makan yang dengan sengaja menjual olahan berbahan dasar daging manusia.

Sungguh mengerikan memang. Karena rumah makan yang banyak dicintai pelanggan ternyata menjual daging manusia. Membayangkannya saja sudah pasti membuat ingin menangis. Lantas bagaimana perasaan para pelanggan yang sudah bertahun-tahun menyantap olahan di restoran dan rumah makan yang ternyata ketahuan menjual daging manusia?

Berikut tiga negara yang sempat menghebohkan publik atas temuan rumah makan yang menjual daging manusia.

1. Restoran mewah di salah satu hotel di Nigeria

Sebuah restoran di salah satu hotel di Nigeria sempat membuat publik tercengang. Pasalnya, rumah makan kenamaan itu telah digrebeg oleh pihak kepolisian atas laporan yang dibuat oleh masyarakat yang curiga dan merasa aneh dengan praktik restoran tersebut.

Hal tak terduga pun terjadi. Karena saat digrebeg, diketahui ternyata ditemukan sebuah kantong plastik yang di dalamnya terdapat kepala manusia dengan darah yang masih segar. Pihak berwajib pun langsung menutup rumah makan tersebut seketika.

Praktik kanibalisme di Nigeria memang terbilang banyak. Bahkan sempat ditemui sebuah rumah makan yang dengan jelas menyebutkan bahwa daging yang disuguhkan adalah daging manusia sebagaimana tertera di buku menu. Namun belum diketahui dengan pasti kapan tepatnya penemuan terhadap rumah makan tersebut, dan apa nama persis dari rumah makan itu.

2. Rumah makan vegetarian di Thailand

Penemuan yang mengejutkan berikutnya adalah ditemukannya olahan berbahan dasar daging di rumah makan vegetarian di Thailand. Dilansir dari Tempo, pelanggan awalnya merasa terkejut karena menu vegetarian yang mereka pesan mengandung daging. Mereka pun lebih terkejut lagi begitu mengetahui hasil penyelidikan kepolisian yang menyebiut jika daging yang diolah tersebut merupakan daging manusia.

Belakangan diketahui, daging tersebut merupakan daging dari seorang kakek yang juga pelanggan setia restoran tersebut. Di dapur tempat masak, ditemukan ada serpihan daging manusia di lantai. Selain itu, juga ditemukan bercak darah segar pada dinding dapur dan potongan tubuh manusia juga ditemukan di septic tank.

Dari pengakuan pemilik restoran, alasan mengolah daging manusia itu dikarenakan dirinya ingin menghilangkan jejak pembunuhan melalui praktik mutilasi dan olahan yang disajikan pada pelanggannya. Namun proses penyelidikan masih dilakukan terkait motif pembunuhan keji tersebut. Termasuk jumlah pelanggan yang kemungkinan mengkonsumsi daging kakek berusia 61 tahun yang diketahui bernama Prasit Inpathom itu.

3. Pie daging manusia di Rusia

Fakta mengejutkan berikutnya adalah praktik penjualan pie daging manusia yang dilakukan pasangan suami isteri kanibal di Rusia. Dilansir dari Okezone, pasutri tersebut tak hanya mengkonsumsi daging manusia untuk mereka sendiri. Melainkan juga menjual.pie berbahan dasar daging manusia. Bahkan, pasutri ini juga sempat menawarkan daging-daging tersebut ke beberapa rumah makan, dan diketahui ditolak pemilik rumah makan dengan alasan hanya menerima daging dari pihak bersertifikasi.

Dari hasil penyelidikan, pasutri tersebut ternyata sudah memakan sekitar 30 orang, dan termasuk menggunakannya sebagai bahan olahan pie yang dijual di beberapa restoran lokal di Krasnodar. Selama ini, pasutri tersebut juga menawarkan pie buatannya tersebut kepada penghuni asrama Akademi Penerbangan Militer yang dikelola Kementerian Pertahanan Rusia. Karwna pasutri ini juga tinggal di kawasan tersebut sebagai perawat di akademi tersebut.

Saat dalam penyelidikan, polisi berhasil menemukan tujuh bungkus bagian tubuh, 19 sampel kulit manusia, dan jasad-jasad manusia yang disimpan di toples acar. Semuanya ditemukan di freezer dan gudang di sebuah rumah di Krasnodar. (*)

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close