Viral Minum Rebusan Pembalut Bekas, Pemuda Ini Mengaku Pernah Coba Namun Jijik

Jum'at, 09-11-2018 - 19:54 WIB Ilustrasi, net Ilustrasi, net

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Ramai tentang mabuk rebusan pembalut wanita di media membuat warga di Tulungagung penasaran. Ada yang merasa jijik dan ada yang tidak percaya jika pembalut wanita jika direbus airnya diminum akan berakibat nge-fly seperti mengonsumsi narkotika. 
"Saya tidak yakin jika pembalut dapat membuat orang mabuk seperti orang minum pil kirik atau dobel L misalnya, itu jelas tak masuk akal," kata Agus dalam perbincangan di sebuah warkop di Pinka Jumat (9/11) siang

Lain dengan Agus, Rohman (32) justru percaya jika rebusan pembalut dapat membuat orang mabuk seperti yang ramai dibicarakan. Menurut Rohman, dirinya sebagai mantan pengguna dobel L meski belum pernah mencoba tapi yakin dengan berita yang ramai di media sosial. "Dulu tak ada yang percaya jika lem bisa membuat mabuk kan, ternyata mencium aroma lem bisa juga nge-fly," paparnya.

Karena kurang yakin dengan jawaban keduanya, Tulungagung TIMES sepakat mencari testimoni di salah satu perempatan Bangjo. Karena hujan cukup deras, yang dicari juga tidak mudah ditemukan. Namun saat di salah satu perempatan Agus menemui dua orang anak jalanan yang berteduh. Setelah berbincang, Agus mengeluarkan uang sebesar sepuluh ribu meminta seorang di antaranya membeli rokok.

Keakraban mengalir, seorang yang anak berinitial YJ (15) asal Kediri tampak mudah diajak dialog. Setelah cukup lama, Agus menanyakan dengan pelan perihal pernah tidaknya dia bersama dengan temannya meminum air rebusan pembalut.  
"Saya pernah sama teman-teman, memang setelah diminum rasanya agak pusing kemudian nggliyeng (nge-fly). Hanya saja banyak yang jijik," kata YJ.

Untuk anak jalanan yang bersamanya menurut YJ lebih suka minum obat lain yang masih mudah dibeli jika ingin fly 
"Biasanya obat anti mabuk (menyebut produk) kita minum bareng obat batuk syrup," jelasnya

Meski anak jalanan, YJ menganggap kurang kerjaan jika untuk mendapatkan efek fly harus minum sesuatu yang menjijikkan. Namun, YJ bersama temannya mengakui jika salah satu cara untuk nge-fly memang bisa karena pengaruh air rebusan pembalut seperti yang viral kali ini.

Telah banyak diberitakan bahwa pembalut wanita mengandung klorin dan bubuk dosium polyacrylate. Dari riset yang dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YKLI) pada 2015 dan diungkapkan di situs resmi YLKI, riset tersebut dilakukan menggunakan sampel yang diperoleh dari ritel dengan menggunakan metode spektrofotometri.

YLKI menguji 9 merek pembalut dan 7 merek pentyliner semua mengandung klorin dengan rentang 5 s/d 55 ppm. Alhasil, kandungan klor yang paling tinggi (54.73 ppm) pada merek Charm dan pada pantyliner.

Tidak hanya uji lab, YLKI juga menganalisa label produk pembalut dan pantyliner. Data menunjukkan sebagian besar (52%) produk tidak mencantumkan komposisi pada kemasan produk dan sebagian besar (57%) produk tidak mencantumkan tanggal kedaluarsa.

Pewarta : Anang Basso
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close