Musim Hujan, 18 Titik Jaluar Kereta Api Rawan Bencana

Jum'at, 09-11-2018 - 20:34 WIB Salah satu perlintasan Kereta Api di wilayah Banyuwangi Salah satu perlintasan Kereta Api di wilayah Banyuwangi

JATIMTIMES, BANYUWANGI – Sebanyak 18 titik di jalur kereta api memiliki potensi kerawanan bencana pada musim hujan. Titik rawan itu tersebar mulai Pasuruan hingga Banyuwangi. Potensi kerawanannya adalah bencana longsor, banjir, tanah labil dan rawan amblasan.

Titik rawan ini telah dipetakan pihak PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daops IX Jember. Menurut Humas PT. KAI Daops IX Jember, Lukman Arif, untuk daerah yang rawan banjir di antaranya di sepanjang stasiun Probolinggo, Stasiun Jember dan Stasiun Banyuwangi Baru Banyuwangi.

Lukman Arif menambahkan, untuk jalur yang rawan longsor berada di sepanjang daerah Gunung Gumitir, mulai dari Stasiun Ledokombo Jember, hingga Stasiun Kalibaru Banyuwangi. "Untuk tanah labil dan amblas berada di kawasan Stasiun Jember hingga Stasiun Tanggul, Stasiun Banyuwangi Baru dan Stasiun Pasuruan," katanya Jumat (9/11/18).

Agar tidak mengganggu perjalanan kereta api, kata Lukman Arif, pihaknya telah menyiapkan petugas penjaga daerah rawan. Petugas tersebut standby di lokasi-lokasi yang agak rawan tersebut selama 24 jam secara bergantian.  Sehingga ketika ada potensi-potensi bencana dan itu membahayakan perjalanan kereta api petugas penjaga daerah rawan  dapat segera melaporkannya ke pusat pengendali operasi.

Khusus untuk jalur kereta yang tanahnya labil, lanjutnya, sudah dipasang portal dan paku bumi. Tujuannya untuk memperkuat jalur di sepanjang kereta api dan mencegah amblasnya tanah di jalur kerta api tersebut.  Pihaknya juga menyiapkan alat material khusus atau disebut Amus pada titik-titik yang diaggap rawan bencana banjir dan tanah longsor. "Amus yang disiapkan diantaranya batu kericik, bantalan rel, krucuk, pasir dan besi," ungkapnya.

Petugas pengontrol jalur juga disiagakan selama 24 jam untuk memeriksa jalur kereta. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada pengguna jasa kereta api selama musim hujan mendatang.  "Kita maksimal melakukan pengawasan jalur rel selama 24 jam," tandasnya.

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Banyuwangi TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close