Ada-Ada Saja, Orang-Orang Ini Mengaku Nabi, Bahkan Ada yang Mengaku Akan Dijemput Alien

Senin, 03-12-2018 - 11:25 WIB lia eden (tribunnews.com) lia eden (tribunnews.com)

JATIMTIMES, MALANG – Kasus manusia yang mengaku sebagai Tuhan atau nabi, tentunya pasti pernah kalian dengar. Ya, kasus kontroversial itu memang pernah beberapa kali sempat menghebohkan dan meresahkan negeri ini.

Namun meskipun begitu, yang tak habis kita pikir, ada saja orang-orang yang sempat percaya dan mau menjadi pengikut orang-orang yang sudah jelas ngawur ini. 

Terlepas dari itu, berikut MalangTIMES sudah merangkum beberapa orang Indonesia yang membuat kehebohan dengan mengaku sebagai nabi atau Tuhan, untuk kalian ketahui.

Ahmad Musadeq

 

Yang pertama adalah, Abdussalam alias Ahmad Musadeq. Mantan guru olahraga yang memprakarsai berdirinya Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) sempat menyatakan diri bahwa dirinya merupakan nabi atau mesias.
Sepak terjang Musadeq sebelumnya juga pernah terlibat dalam aliran Al Qiyadah Al Islamiyah.  

Al Qiyadah Al Islamiyah merupakan sebuah aliran kepercayaan yang melakukan sinkretisme ajaran dari Al-Qur'an, Injil, dan Yahudi, juga wahyu yang diakui turun kepada pemimpinnya. Musadeq sendiri sempat menyatakan diri untuk bertaubat, namun meskipun begitu, ia masih tetap aktif menyebarkan ajaran menyimpang dengan membuat organisasi lain, seperti Gafatar. 

Petuahnya membuat resah masyarakat, seperti tidak mewajibkan puasa, shalat dan ibadah lainnya. Selain itu ia juga mengaku mendapatkan wahyu setelah melakukan puasa dan semedi di Gunung Bunder, Bogor selama 40 hari.

Namun aksi meresahkannya itu berakhir setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan cap bahwa ajaran Musadeq serta organisasinya merupakan sesat.  Sampai ditangkap polisi dan diadili pada 2008 lalu, Ia kemudian divonis oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan selama empat tahun penjara karena dinilai telah menistakan agama. 

 

lia eden (tribunnews.com)

 

Yang kedua, Lia Aminuddin atau yang dulu sempat tenar dengan nama beken Lia Eden. Ya wanita tua kelahiran Jakarta, Agustus 1947 itu sempat mengaku sebagai Tuhan dimana dirinya telah mendapatkan wahyu dari malaikat Jibril untuk menyebarkan aliran kepercayaan untuk mendakwahkan beberapa ajaran agama sekaligus, yakni  Yudaisme, Kekristenan, Budha, Hindu dan Islam.

Ia kemudian sempat mendirikan sebuah organisasi yang disebut Salamullah untuk menyebarkan ajarannya. Dari situ, ia juga mengaku sebagai titisan Bunda Maria dimana mendapat tugas dari Jibril mengabarkan akan kedatangan Yesus ke Bumi.

Tak hanya itu, ia kemudian juga membuat ramalan akan kiamat yang itu membuat kehebohan utamanya dari MUI. Terakhir, ia sempat mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi untuk meminta izin agar lapangan Monumen Nasional (Monas) bisa dijadikan sebagai tempat pendaratan kapal alien untuk menjemput Lia Eden.

Meski pada akhirnya memang tak ada pesawat atau piring terbang dengan pilot manusia kerdilnya yang turun ke bumi untuk menjemput Lia yang mengaku dirinya sebagai Tuhan itu.

 

dedi mulyadi (tribunnews.com)

 

Kemudian adalagi, sosok manusia bumi yang mengaku sebagai nabi, yakni Dedi Mulyadi. Ia yang lebih dikenal Eyang Ended. Pria yang berasal dari Jawa Barat ini, mengaku sebagai nabi setelah melakoni ritual unik, yakni melakukan musyawarah dengan para jin. 

Ya nampaknya memang wajar saja ia bermusyawarah dengan jin. Sebab dalam sehari-harinya, Eyang Ended ini berprofesi sebagai dukun.

Ajaran nabi abal-abal ini memang terbukti sesat. Pasalnya ia menganjurkan untuk para pengikutnya, melakukan ritual keagamaan dengan melakukan hubungan intim dengan wanita yang bukan muhrimnya. Selain itu ia juga mewajibkan untuk anggota barunya agar menyerahakan uang tunai kepada dirinya. 

Karir kenabian palsunya akhirnya berakhir setelah polisi mencium aksinya. Iapun akhirnya harus meringkuk di sel penjara dengan pasal ganda, yakni pasal penistaan agama dan pidana.

 

Ilustrasi (tribunnews.com)

 

Yang keempat, yakni seorang wanita berasal dari Kepulauan Sula, Maluku bernama Ahriyanti Samuda. Yang lebih tragis wanita yang mengaku sebagai nabi ini merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Aksi kenabiannya tercium dari mulut ke mulut masyarakat, sampai akhirnya ia membuat pengakuan dalam sebuah buku jika dirinya adalah nabi. 

MUI yang mencium aksinya sempat mengajak berdialog Ashriyanti. Namun dalam musyawarah itu, ia tetap ngotor mengaku sebagai nabi, sampai akhirnya polisi pun semakin punya alasan kuat untuk menahannya pada tahun 2012 lalu. 

 

cecep solikin ( iyakan.com)

 

Tak berakhir di situ, masih ada yang kelima, yakni Cecep Solihin. Manusia kurus ini mengaku sebagai nabi terakhir setelah Nabi Muhammad SAW. Ia juga memberikan doktrin kepada masyarakat sekitarnya dengan doktrin sesat, yakni meminjam uang ke bank dan tidak mengembalikannya, kemudian menyuruh untuk berjihad ke Aceh. 

Namun saat ia akan ditangkap polisi, ia mengaku bukan lagi nabi, namun hanya penyambung risalah. Tak lama kemudian ia mengakui kesalahannya dan melakukan taubat dengan kembali bersyahadat.

 

Sri Hartanti (tribunnews.com)

 

Yang keenam, terdapat seorang wanita asal Pekalongan, Jawa Tengah, bernama Sri Hartati. Wanita berkacamata ini juga mengaku sebagai nabi utusan Tuhan. Ia mendapatkan wahyu saat menderita sakit keras pada 2009. Dari situ, ia kemudian membuat sebuah kitab suci sendiri. 

Kitab suci yang dibuat Sri ditulis dengan tulisan latin. Sebab, ia mengaku pengikutnya akan salah mengartikan jika ditulis dalam bahasa Arab. Kitab produksi Sri dinamankan Alkitab Na’sum.

 

abdul Muhjib (tribunnews.com)

 

Yang ke tujuh, ada pria asal Karawang, yakni 
Abdul Mujid. Pria ini lebih gila lagi. Sebab, ia yang mengaku nabi, menjanjikan bagi para pengikutnya bisa masuk surga dengan pasti setelah membayar Rp 2 juta. Penyebaran ajaran sesatnya dilakukan Abdul melalui Padepokan Syekh Sanggga Bintang Pratama

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close