Eh.. Eh, Foto Siram Taman saat Hujan di Malang Dibuat Nyerang Gubernur Anies Baswedan

Senin, 03-12-2018 - 12:56 WIB Foto repro Fb (Anggara Sudiongko/MalangTIMES) Foto repro Fb (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Dunia media sosial (medsos) kembali bikin heboh melalui objek yang sama. Yakni foto Petugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang menyirami taman di Jalan Veteran meski dalam kondisi hujan deras. 

Kini foto tersebut kembali membuat kontroversi. Bukan masalah dengan dinasnya, namun foto yang sudah jelas berlokasi di Kota Malang itu justru digunakan untuk sebagai sarana menyerang atau menjatuhkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Postingan itu diunggah akun Facebook Ferry Fernandes.

Dalam foto, dituliskan kalimat yang berbunyi: "cuma dijaman Anies banjir-banjir nyiram".

Selain itu, dalam postingan foto tersebut, pengunggah memberikan caption yang menyinggung soal pemimpin seagama.

Hal ini sempat mengingatkan pada masa sebelum Anies, Jakarta dipimpin Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang beragama Kristen. Entah berkaitan dengan maksud menyindir serta membandingan dengan Ahok, si pengunggah menulis "yang penting seiman".

Caption lain di postingan itu juga terkesan memosisikan Anies sebagai gubernur yang kurang cerdas. Yaitu dengan kata-kata: "Gambar ini mencerminkan bahwa jadi Gubernur gak harus pintar. Yang penting seiman dan bisa tau mana yang bisa masuk surga atau tidak. Sampai di sini kawan-kawan pahamkan".

Tak pelak, postingan yang di halaman berandanya tertera 30 November 2018  itu sampai saat ini tampak terus dibanjiri komentar dari para pengguna Facebook lainnya.

Beberapa akun Facebook juga mengetahui jika foto yang digunakan dalam foto tersebut berlokasi di kawasan Kota Malang. "Ini di Malang woy," tulis Rizal Abdulsallam. Kemudian  akun Arul CahNgallek Khoirul Anam menulis, "Lho inikan depannya UB." Akun Paiz juga menulis: "Itu kejadian di Malamg yang disalahin Anies. Kalau bego jangan diumbar bos."

Bahkan satu akun Nurus Shodiqin tampak geram dengan postingan tersebut dan mengomentari pengunggah yang dianggap dajjal. "Ini adalah Dajjal penyebar hoax," tulisnya dalam kolom komentar. 

Ada lagi akun yang mengirim pembuktian jika kejadian tersebut terjadi di Malang dengan mengirim sebuab berita yang ditulis MalangTIMES.com beberapa waktu lalu. 

Sementara itu, jika ditelisik penggungahnya, dari profil pada media sosial Facebook-nya, diketahui ia berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur. Namun, belum diketahui apakah akun tersebut akun palsu atau akun asli. Sebab, postingannya juga banyak yang menuai kontroversial terkait dukung-mendukung calon presiden. 

Sampai saat ini, meski hoax, postingan itu mendapatkan like sebanyak 290, 672 komentar, dan 399 kali dibagikan. (*)

 

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close