Bupati Jember Tidak Akan Lelang Tambang Emas Silo

Kamis, 06-12-2018 - 16:24 WIB Bupati Jember dr. Hj. Faida saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan Bupati Jember dr. Hj. Faida saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan

JATIMTIMES, JEMBER – "Penyanderaan" staf Dinas ESDM Provinsi Jatim bersama 3 WNA (warga negara asing) saat melakukan survei lahan di Silo pada Rabu (5/12/2018) pagi  mendapat perhatian serius. Bahkan untuk memberikan rasa tenang kepada warga, Bupati Jember dr H Faida MMR kembali menegaskan bahwa Pemkab Jember tidak akan melakukan pelelangan terhadap Blok Silo.

"Tidak ada blok tambang Silo itu. Karena memang sampai sekarang belum dianulir. Namun saya pastikan, tidak akan ada pelelangan karena bisa beroperasinya tambang diperlukan adanya suatu proses lelang," ujar bupati, Kamis (6/12) di Hotel Aston.

Menurut Faida, terkait proses lelang, pihaknya telah mendapatkan kepastian dari Dirjen Mineral dan Batubara Kementrian ESDM. Yakni proses lelang itu bisa berjalan dengan baik apabila melibatkan instansi ESDM yang ada di pusat, provinsi dan daerah meski  kewenangan pelelangan diberikan oleh pemerintah di provinsi, yaitu gubernur.

"Saya yakin bahwa tidak akan bisa dijalankan proses lelang itu, kecuali ada sinergitas antara pusat, provinsi dan daerah. Dengan begitu, Pemkab Jember mengambil sikap bahwa kami tetap berkomitmen karena masyarakat sendiri yang tidak menginginkan tambang di Silo," imbuhnya.

Faida menambahkan, dirjen mineral dan batubara menyampaikan bahwa tidak ada yang bisa dilakukan oleh siapa pun untuk saat ini. Termasuk kegiatan survei atau apa pun itu sebelum ada legal aspek yang jelas. 

"Jadi , siapa pun yang datang, entah itu calon investor ataupun yang tertarik dengan tambang di Jember, ya kegiatan kunjungannya ibarat turis. Tidak bisa melakukan apa pun, apalagi urusan tambang. Kami minta pemerintah pusat melalui rekomendasi Provinsi Jawa Timur untuk menganulir lampiran 4 tentang Blok Silo sebagai satu komitmen," pintanya.

Bupati Faida mengimbau kepada seluruh masyarakat Jember, khususnya warga Silo, agar tetap kondusif. Sebab, bupati dan wakil bupati Jember sudah satu suara dengan masyarakat. Yakni, jangan sampai terjadi aksi kekerasan terhadap siapa pun. Apalagi sampai ada korban jiwa. (*)

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Jember TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close