Wanita Gila Ditemukan Tersesat di Hutan Gadungan Blitar, Begini Kondisinya

Kamis, 06-12-2018 - 16:56 WIB Petugas mengevakuasi orang gila yang tersesat di Hutan Gadungan.(Foto : Humas Polres Blitar) Petugas mengevakuasi orang gila yang tersesat di Hutan Gadungan.(Foto : Humas Polres Blitar)

JATIMTIMES, BLITAR – Seorang perempuan penderita gangguan jiwa ditemukan tersesat di dalam hutan di Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Saat ditemukan, wanita tersebut berada dalam kondisi kedinginan dan kelaparan.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, kejadian ini pertama  diketahui oleh warga setempat yang sedang mencari rumput pakan ternak. Mendengar ada suara rintihan kedinginan, warga pun mendekat ke lokasi. Ternyata  suara itu berasal dari wanita penderita gangguan jiwa. Warga yang bingung harus berbuat apa kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi. 

"Awalnya ada warga setempat yang sedang mencari rumput mengetahui keberadaan wanita yang diketahui menderita gangguan jiwa ini. Temuan ini kemudian dilaporkan ke polisi," ucap Kasubag Humas Polres Blitar Iptu Muhamad Burhanudin, Kamis (6/12/2018).

Tak lama setelah menerima laporan, petugas gabungan dari TNI dan Polri datang untuk  mengevakuasi korban dibantu warga dan aparat desa setempat. Petugas sempat kesulitan mengevakuasi korban karena medan yang sulit. Korban berada persis di dalam semak-semak, sementara di sekelilingnya terdapat bebatuan besar yang licin akibat guyuran hujan. 

"Karena medan cukup sulit, petugas mengalami kesulitan saat akan mengevakuasi korban. Beruntung korban tidak berontak dan pasrah ketika diselamatkan petugas dengan cara membopong menggunakan bambu," terangnya. 

Setelah dievakuasi, petugas kemudian memberi makan penderita gangguan jiwa yang tak diketahui asalnya ini. Sejumlah petugas kesehatan juga didatangkan untuk memeriksa kondisi wanita tersebut. 

Petugas kini sedang berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut terhadap wanita penderita gangguan jiwa ini. Pasalnya, penderita gangguan jiwa ini tidak bisa diajak berkomunikasi. "Setelah dari puskesmas, nantinya akan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial Kabupaten Blitar," ungkapnya. (*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Blitar TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close