Optimis Capai Target, Pendapatan BP2D Kota Malang Capai 94 Persen

Kamis, 06-12-2018 - 17:13 WIB Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto. (Foto: Dokumen MalangTIMES) Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang optimis dapat kembali memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak. Terhitung sampai akhir November 2018, realisasi yang telah dibukukan oleh BP2D senilai Rp 393 miliar. 

"November kami sudah mencapai 94 persen dari total target tahun ini sebesar Rp 420 miliar," ujar Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto. Pajak Daerah senilai Rp 393 miliar itu, sebenarnya telah melampaui target di awal tahun anggaran sebesar Rp 375 miliar sebelum diubah dalam PAK APBD 2018. Artinya di Desember 2018 ini, pihak BP2D masih harus mengumpulkan sekitar Rp 27 miliar. 

Sebagai perbandingan, pada akhir 2017 silam lembaga eks Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) itu berhasil mengumpulkan Rp 430 miliar. "Memang ada beberapa sektor pajak daerah yang mengalami pengurangan, seperti pajak reklame. Tetapi kami optimis bisa memenuhi target," tegas Sam Ade d'Kross, sapaan akrabnya. 

Ade mengungkapkan, berbagai upaya intensifikasi dan ekstensifikasi telah dilakukan BP2D Kota Malang dalam mengejar target pendapatan hingga akhir 2018 ini. Mulai dari menggelar sosialisasi perpajakan daerah ke kampung-kampung, sekolah, perguruan tinggi, pusat perbelanjaan, kepada seluruh ASN se-Kota Malang. 

"Kami juga melaksanakan giat operasi rutin dan gabungan Sadar Pajak," tambah pria yang juga dikenal sebagai tokoh Aremania itu. Berdasarkan catatan MalangTIMES, dalam tiga kali operasi gabungan (opsgab) BP2D berhasil menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp 2,9925 miliar. 

Rinciannya, pada 4 Desember dilakukan operasi di 17 titik dengan potensi pajak Rp 616 jura. Lalu sebelumnya, pada 27 November ada 16 titik operasi dengan nilai Rp 1,009 miliar. Ditambah lagi, operasi yang digelar pada 31 Oktober lalu dengan nominal potensi pendapatan Rp 1,3 miliar. 

Hingga puncaknya,lanjut Ade, pihak BP2D Kota Malang menggelar Gebyar Jalan Sehat Arema Sadar Pajak V 2018. "Kegiatan itu sebagai reward atas tingginya tingkat partisipasi dan kepatuhan warga Kota Malang dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah," pungkasnya. 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close