Bupati Lumajang Temui Warga Yang Blokade Jalan Di Jugosari

Kamis, 06-12-2018 - 19:05 WIB Bupati Lumajang bertemu dengan warga Jugosar di perbatasan desa desa diatas tumpukan pasir dan batu (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES) Bupati Lumajang bertemu dengan warga Jugosar di perbatasan desa desa diatas tumpukan pasir dan batu (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

JATIMTIMES, LUMAJANG – Penutupan jalan dengan menggunakan pasir dan batu yang dilakukan warga Desa Jugosari Kecamatan Candipuro sejak Rabu (5/12) kemarin akhirnya mendapat respon dari Bupati Lumajang.

Bertempat di perbatasan desa Jugosari, pada hari ini Kamis (6/12) Bupati Lumajang H. Thorqul Haq M.ML bertemu dengan ratusan warga Jugosari ratusan warga dan melakukan dialog. Diatas tumpukan pasir dan batu yang digunakan untuk melakukan blokade jalan, bupati mendengarkan satu persatu keluhan warga setempat.

"Saya akan menampung semua usulan bapak-bapak semua. Nanti malam akan saya rapatkan dengan seluruh perwakilan warga, para sopir,  dan penambang. Agar keputusannya melibatkan semua pihak," kata Bupati Lumajang.

Penutupan jalan ini dilakukan karena warga di desa lain melakukan penutupan jalan untuk angkutan tambang, sehingga penutupan ini warga dari desa lain juga tidak bisa masuk ke desa Jugosari. Sedangkan desa ini, merupakan salah satu desa dengan produksi tambang pasir yang cukup besar.

Sementara disisi lain juga ada warga yang menginginkan blokade ini dibuka, karena dengan adanya blokade jala ini, warga yang hidupnya menggantungkan dari tambang pasir, tak bisa lagi bekerja seperti biasanya.

"Jadi begini, kalau penutupan ini dibuka ada warga yang dirugikan, karena jalan rusak, banyak debu di jalanan, mengganggu anak sekolah, dan lain-lain. Sementara kalau ditutup seperti ini ada warga yang tidak bisa bekerja. Maka harus dicarikan solusi jalan tengah yang tidak merugikan salah satu pihak," kata Bupati Lumajang.

Terkait dengan penyelesaian masalah penutupan jalan ini, malam ini Kamis (6/12) Bupati Lumajang akan mengundang warga setempat, perwakilan para sopir, perwakilan pekerja tambang, termasuk pengusaha tambang, guna berembuk mencari jalan keluar yang terbaik terkait dengan konflik ini.

Menurut rencana perteman akan dilakukan malam ini, pukul 19.00 bertempat di Pendopo Bupati Lumajang.

Pewarta : Moch. R. Abdul Fatah
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Lumajang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close