Nambal Ban, Malah Sepeda Motor Hangus Terbakar

Jum'at, 11-01-2019 - 16:32 WIB Foto ilustrasi kebakaran yang terjadi di Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES) Foto ilustrasi kebakaran yang terjadi di Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Meski sejak awal tahun 2019 wilayah Kabupaten Malang diguyur hujan, hal tersebut tidak menghalangi si jago merah untuk beraksi. Faktanya, kurang dari dua pekan di bulan Januari ini, sedikitnya ada tiga kasus kebakaran yang terjadi.

Terbaru, salah satu rumah milik warga yang berlokasi di Dusun Glanggang, Desa Slamet, Kecamatan Tumpang, hangus dilahap api (9/1/2019) lalu.

Dalam kejadian itu, dua unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Sekitar 30 menit berselang, api sudah bisa dijinakkan oleh tim gabungan dari pemadam kebakaran serta dibantu warga dan petugas kepolisian setempat.

Kapolsek Tumpang AKP Yusuf Suryadi mengatakan, pemilik rumah memang memiliki usaha bengkel dan menjajakan bensin eceran. “Dari pendalaman kami, sesaat sebelum melayani pelanggan yang hendak membeli bahan bakar, sang pemilik rumah sempat menuangkan bensin dari jirigen ke dalam botol,” kata Yusuf.

Saat melayani pembeli itulah, diduga kuat selang untuk memindahkan bensin tersebut jatuh ke tanah. Luberan bensin seketika menyambar kompor, yang ketika itu digunakan untuk menambal ban salah satu pelanggan Dul Salam (pemilik rumah).

Seketika api  membesar. Akibatnya, selain membakar rumah, dua unit sepeda motor milik Dul dan pelanggan yang sedang menambal ban juga ludes dilahap si jago merah.

“Akibat insiden ini, diperkirakan kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta. Selain itu, Dul Salam sempat mengalami luka bakar di bagian dada dan kaki saat berupaya memadamkan api. Meski sempat menjalani perawatan, saat ini kondisi korban sudah semakin membaik,” terang Yusuf.

Semantara itu, Kepala Seksi Badan Pencegahan Dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PPBK) Kabupaten Malang Agus Suyanto menjelaskan, sejak awal bulan Januari ini, sedikitnya sudah ada tiga kasus kebakaran yang ditanganinya.

Sebelumnya, pada 5 Januari lalu, dua lokasi yang berbeda, yaitu di Kecamatan Lawang dan Dau, juga terjadi kebakaran. Selain mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta, satu  warga mengalami cedera saat berupaya memadamkan api di daerah Lawang tersebut.

“Dari catatan kami, kurang dari dua pekan ini, sudah ada tiga kasus kebakaran. Akibat insiden tersebut, dua orang mengalami luka dan mengakibatkan kerugian mencapai Rp 300 juta pada tiga kasus kebakaran tersebut,” pungkasnya.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close