Tertangkap Basah Curi Motor, Trio Pelaku Curanmor Asal Buring Panen Bogem Mentah

Selasa, 12-02-2019 - 18:44 WIB Pelaku yang telah diamankan Polisi (Polsek Sukun) Pelaku yang telah diamankan Polisi (Polsek Sukun)

JATIMTIMES, MALANG – Trio pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Buring Kedungkandang harus mengerang kesakitan setelah puluhan bogem mentah melayang ke wajahnya.

Ia menjadi korban amukan massa setelah gagal mencuri motor di Jalan Peltu Sujono gang Cempaka, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun Kota Malang. 

Aksinya diketahui warga yang curiga dengan gerak-gerik pelaku.  Saat itu sekitar pukul 02.00 WIB pelaku terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi kejadian. 

Tak lama ketiga pelaku masuk ke pasar besi, dan warga yang curiga pun selanjutnya melapor kepada pihak Kepolisian.

Setelah petugas datang, bersama warga kemudian melakukan pengintaian. 

Dan benar saja, setelah diintai, pelaku selanjutnya beraksi mencuri motor milik Junaidi bernopol Nopol B 6328 UKS.

"Pemiliknya ini awalnya belum tahu jika motornya dicuri. Setelah ada ramai-ramai, baru korban tahu kalau motornya dicuri," jelas Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta (12/2/2019).

Warga bersama anggota Polsek Sukun langsung membekuknya dengan mudah. 

Massa yang jumlahnya banyak di lokasi, sempat menghadiahi para pelaku dengan bogem mentah hingga pelaku babak belur.

Tak mau terjadi aksi main hakim sendiri, petugas selanjutnya membawa tiga pelaku ke Polsek untuk diperiksa keterangan lebih lanjut.

Dalam pemeriksaan, pelaku ternyata merupakan pemain lama yang cukup berpengalaman. 

Sebab ketika diperiksa, pelaku mengaku sudah beraksi sebanyak 13 kali diberbagai TKP.

Untuk identitas dari pelaku, yakni Ahmad Ardy Syaiku alias Temon (22) warga Jl Mayjen Sungkono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Dwi Okky Fianto (19) warga Jl Mayjend Sungkono Gang IX, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan Aji Wijoyo (20) warga Jl Mayjen Sungkono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

"Sudah 13 kali beraksi mencuri motor. Tidak hanya itu, bahkan pelaku juga pernah menjambret sebanyak lima kali, TKP-nya juga di Sukun. Satu pelaku AAS ini merupakan residivis kasus curanmor juga. Bebas Agustus 2018 lalu. Untuk saat ini pengembangan masih terus dilakukan,"pungkasnya

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close