Mesin Rusak, Kapal Bermuatan Batu Bara Dari Kalimantan Lepas Jangkar di Pantai Tempursari

Jum'at, 08-03-2019 - 12:41 WIB Kapal penarik tongkang berusaha berlabuh di Tempursari untuk mendapatkan spare part Kapal penarik tongkang berusaha berlabuh di Tempursari untuk mendapatkan spare part

JATIMTIMES, LUMAJANG – Pada hari ini, Jumat (8/3) warga yang tinggal di sekitar Pantai Tempursari Lumajang melihat sebuah kapal tongkang atau ponton terdiam pada jarak lebih dari 1 km ke arah selatan pantai tersebut. Melihat hal ini, warga kemudian memberitahukan hal tersebut kepada pihak kepolisian.

Setelah dilakukan kroscek oleh pihak kepolisian, ternyata kapal tongkang tersebut adalah kapal bermuatan 11.230 ton batu bara yang berangkat dari Kalimantan Selatan sejak 4 Maret lalu dengan tujuan Pelabuhan Cilacap, namun begitu sampai disekitar Selat Bali, kapal penarik tongkang tersebut mengalami kerusakan mesin pada disis kiri.

Namun awak kapal Crest Omgea 2 Tanjung Priok ini tetap berusaha menjalankan tongkang tersebut, hingga kemudian melepas jangkar di Pantai Tempurari karena perjalanan tidak bisa dilanjutkan dengan satu mesin saja.

“Kapal ini membawa 10 orang awak kapal, dan pada hari ini dua orang ABK-nya bersandar di Pantai Tempursari karena berusaha mencari spare part kapal yang rusak. Sedangkan sebanyak 8 orang awak kapal, tetap berada ditengah laut bersama tongkang yang lepas jangkar pada jarak lebih dari 1 km dari pantai,” kata Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban S.IK.

Sementara itu Fadly Raimond, selaku chief officer kapal tongkang tersebut yang dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya tidak terdampar, namun sengaka lepas jangkar dengan tujuan perbaikan.

“Kami tidak terdampar, tapi sengaja lego jangkar sejak kemarin jam 11.30 siang. Ada masalah dengan mesin sebelah kiri, jadi kami lego jangkar ditengah laut untuk mencari penyebab kerusakan mesinnya. 2 staf saya juga saya suruh turun ke darat untuk cari spare part yang dibutuhkan,” ujar Fadly Raimon sebagaimana disampaikan Kapolres Lumajang.

Kapolres Lumajang juga mengatakan, bahwa setelah dilakukan pengecekan terhadap awak kapal, seluruhnya dalam kondisi selamat dan tidak ada masalah. Bahkan Kapolres mengatakan akan membantu kru kapal tersebut untuk mendapatkan spare part kapal tersebut, agar segera bisa melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Cilacap.

“Kita akan bantu sebisanya, karena untuk mendapatkan spare part mereka memang harus turun ke darat. Yang penting semuanya sudah dalam keadaan selamat, kami ikut bersyukut. Itu saja yang penting,” kata Kapolres kemudian.

Pewarta : Moch. R. Abdul Fatah
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Lumajang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close