Ribuan Pemilih Lansia Belum Ber-KTP, Ini Strategi Dispendukcapil Pemkab Blitar

Kamis, 14-03-2019 - 16:42 WIB Anggo TH, kabid dafduk Dispendukcapil Kabupate  Blitar. (Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES) Anggo TH, kabid dafduk Dispendukcapil Kabupate Blitar. (Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Meski telah bertahun-tahun dapat sosialisasi pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP), hingga kini banyak warga Kabupaten Blitar yang belum melakukan perekaman data. Meski Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Blitar datang ke desa-desa sejak dalam beberapa tahun terakhir, tercatat banyak warga yang belum merekam e-KTP.

Mayoritas warga yang belum perekaman data di antaranya adalah kaum lansia. Berdasarkan data dari Dispendukcapil Kabupaten Blitar, tahun ini ada sekitar dua ribu lansia yang belum memiliki e-KTP.

“Sebenarnya tahun lalu kami pihaknya sudah membuatkan E-KTP kepada seribuan warga berusia lanjut. Namun, jumlah tersebut masih kurang. Sebab, sekarang masih ada dua ribuan lansia yang belum memiliki E-KTP,” ungkap Kabid Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Pemkab Blitar Anggo Takdhir Hanudji.

Dijelaskannya, banyak faktor yang memuat lansia belum memiliki E-KTP sampai sekarang. Di antaranya keterbatasan fisik. Warga yang berusia lanjut tidak bisa mengurus e-KTP di kantor Dispendukcapil. 

“Mungkin fisiknya tidak memungkinkan bisa datang ke kantor Dispendukcapil dan mereka merasa tidak terlalu banyak aktivitas yang menggunakan E-KTP. Jadi, mereka enggan mengurusnya,” paparnya.

Agar lansia tetap memiliki E-KTP, sambung dia, pihaknya melakukan berbagai cara. Salah satunya melakukan perekaman E-KTP dengan cara jemput bola. Artinya, petugas dispendukcapil mendatangi langsung alamat warga lansia yang belum memiliki E-KTP.

“Lansia tidak usah mengurus E-KTP di kantor dispendukcapil. Kami yang langsung mendatangi mereka ke rumahnya,” jelasnya.

Pihaknya terpaksa melakukan jemput bola agar seluruh lansia yang ada di Kabupaten Blitar memiliki E-KTP. Dengan demikian, warga lansia bisa memiliki hak. Misalnya ketika mendapatkan bantuan dari pemerintah maupun menggunakan hak pilih di pemilu.

 “Sangat disayangkan jika lansia tidak bisa mengambil bantuan hanya karena belum mendapatkan E-KTP. Sebab, mayoritas lansia di Kabupaten Blitar merupakan penerima program bantuan baik dari pemerintah maupun swasta,” pungkasnya.

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close