Bazar Jadi Ajang Jukir Nakal, Dishub Turun Tangan

Selasa, 09-04-2019 - 19:50 WIB Kepala Dishub Pemkot Blitar, Priyo Suhartono.(Foto : Team BlitarTIMES) Kepala Dishub Pemkot Blitar, Priyo Suhartono.(Foto : Team BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Banyaknya masyarakat pengunjung Bazar Blitar Djadoel yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar di Alun-Alun Kota Blitar, menjadi kesempatan juru parkir (jukir) nakal yang memasang tarif parkir tidak sesuai peraturan yang berlaku.

Endingnya, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkot Blitar mengamankan dengan menertibkan sejumlah jukir nakal yang mematok tarif parkir ilegal tersebut.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar menertibkan Juru Parkir (Jukir) yang beroperasi di bazar Blitar Djadoel di Alun-Alun Kota Blitar. Penertiban itu dilakukan setelah dishub menerima sejumlah keluhan masyarakat tentang adanya pungutan liar (pungli) parkir.

Kepala Dishub Kota Blitar Priyo Suhartono mengatakan, penertiban terhadap pungli parkir mulai dilakukan sejak bazar jadul dibuka. Mulai pagi hingga malam petugas dishub terus berpatroli mengawasi jukir nakal.

"Senin malam, (08/04/2019) kemarin saya tertibkan lagi karena memang banyak keluhan masyarakat di medsos (media sosial)," ungkap Priyo, Selasa (09/04/2019).

Priyo mengatakan, dari hasil penertiban itu dishub menyita sejumlah karcis tidak resmi. Yakni karcis putih yang tidak berhologram seperti karcis resmi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. "Ya, itu karcis yang sudah kami amankan dan disita dari jukir," terangnya.

Karcis yang tidak resmi itu ditemukan di salah satu jukir. Jukir itu masih saja menggunakan karcis tidak resmi untuk memungut parkir kepada pengunjung Bazar Blitar Djadoel.

"Ada satu jukir yang membawa karcis putih. Kami sita. Meski jukir  ini bawa karcis resmi namun potongan satunya tidak diberikan," terangnya.

Selain pelanggaran karcis tidak resmi, petugas juga menemukan pungutan parkir yang ditarik di atas tarif normal. Misalnya sepeda motor Rp 2 ribu, namun oleh jukir nakal ditarik di atas tarif tersebut. "Mereka itu biasanya memungut tarif parkir di atas ketentuan tanpa sepengetahuan aparat," urainya.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close