Ribuan Pasukan Pengamanan Pemilu Mulai Tempati Posnya

Senin, 15-04-2019 - 19:06 WIB Kapolres dan Forkopimda saat melepas pasukan pengamanan pemilu (foto:  Joko Pramono/Jatim times) Kapolres dan Forkopimda saat melepas pasukan pengamanan pemilu (foto: Joko Pramono/Jatim times)

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Ribuan pasukan pengamanan Pemilu 2019 Kabupaten Tulungagung mulai digeser ke masing-masing posnya, Senin (15/4/2019) sore. Hari ini mereka akan melakukan penjagaan logistik pemilu di tingkat kecamatan.

H-1 atau tanggal 16 April,  pasukan akan berjaga di tingkat desa dan dilanjutkan distribusi ke tempat pemungutan suara (TPS). Mereka terdiri dari 555 polisi, 271 TNI dan 7536 personil Linmas.

“Sore ini juga pasukan digeser untuk skrining ke masing-masing TPS yang dijaga,” ujar Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar.

Tak hanya pasukan pengamanan, Polres Tulungagung juga memastikan keamanan dengan memperbantukan organisasi masyarakat, jika dianggap diperlukan.

Masih menurut Tofik, beberapa organisasi masyarakat menyatakan siap diperbantukan dalam pengamanan. Namun pengerahan mereka mengacu para kearifan lokal.

“Pengerahannya menunggu perintah dari Kapolres. Jika TNI dan Polri dirasa masih kurang, baru mereka diturunkan,” ujar Tofik.

Sesuai dengan aturan, petugas pengamanan TPS ini dilarang mendekat ke TPS. Anggota organisasi masyarakat yang dilibatkan juga harus tunduk pada ketentuan ini. Bukan hanya memastikan keamanan dan ketersediaan TPS, pasukan ini nantinya juga mengawal surat suara.

Sejauh ini ada beberapa TPS dengan faktor penyulit, berupa medan yang sulit dijangkau. Salah satunya ada di Desa Gondanggunung, Kecamatan Pagerwojo.Jalan ke TPS ini hanya bisa dicapai dengan sepeda motor. Jika hujan turun, TPS hanya bisa dicapai dengan jalan kaki.

“Kemarin kami sudah cek, jalurnya memang sulit dan butuh penambahan pengawasan,” sambung Tofik.

Personil pengamanan di wilayah bencana diwajibkan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bendaca Daerah (BPBD). “Sewaktu-waktu ada kejadian, semua siap on call,” tegasnya.

Polres Tulungagung mengaktifkan tim anti bandit untuk mengantisipasi kerusuhan selama Pemilu. Selain itu ada tim anti money politic untuk memerangi penggunaan uang untuk memenagruhi pilihan masyarakat. Dan terakhir ada tim hoaks yang melakukan patroli siber.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close