Kecuali di Jawa Barat, Suara Jokowi-Ma'ruf di Pulau Jawa Bertahan di Atas Angin

Rabu, 17-04-2019 - 18:08 WIB Jokowi dan Prabowo (Ist) Jokowi dan Prabowo (Ist)

JATIMTIMES, MALANG – Suara Jokowi tetap terjaga di Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim) sejak 2014 sampai 2019 saat kini dirinya berpasangan dengan Ma'ruf Amin. 

Tercatat di dua provinsi di pulau Jawa inilah Jokowi-Ma'ruf meraup suara terbilang besar selisihnya dengan rival politiknya Prabowo-Sandiaga.

Dari hasil hitung cepat (quick count) dari Saiful Mujani, Charta Politika dan Indikator, paslon nomor urut 01 meraup angka prosentase yang sangat tinggi. 

Di Jateng, ketiga lembaga survei melalui quick count menyatakan Jokowi-Ma'ruf di atas angin. 

Yakni, lebih dari 50 persen suara dibanding Paslon 02. 

Saiful Mujani mencatat Jokowi-Ma'ruf meraup suara 77,3 persen dan  Charta Politika menampilkan angka 76,43 persen. 

Sedangkan dari data hitung cepat Indikator Jokowi-Ma'ruf mendapatkan suara 77,52 persen.

Begitu pula di Jatim yang merupakan bagian lumbung suara dan pertahanan Jokowi-Ma'ruf.

Dimana selisih suara antara  paslon 01 dengan paslon 02 sekitar 30 persen.

Saiful Mujani mencatat Jokowi-Ma'ruf meraup suara 65,87 persen, Charta Politika menampilkan angka 67,14 persen. 

Sedangkan dari data hitung cepat Indikator Jokowi-Ma'ruf mendapatkan suara 65,72 persen.

Kemenangan sementara Jokowi-Ma'ruf di Jateng dan Jatim tersebut memang telah diprediksi.

Sejak tahun 2014 saat Jokowi berhadapan dengan Prabowo, di dua provinsi ini tidak pernah kebobolan. 

Sehingga tepat disebut sebagai lumbung dan benteng suara bagi Jokowi.

Hanya di Jawa Barat (Jabar) Paslon nomor 01 kalah telak oleh Prabowo-Sandiaga. 

Saiful Mujani mencatat Prabowo-Sandiaga meraup suara 60,07 persen, Charta Politika menampilkan angka 55,74 persen. 

Sedangkan dari data hitung cepat Indikator Jokowi-Ma'ruf mendapatkan suara 59,79persen.

Di kesempatan berbeda, Prabowo Subianto menyampaikan kepada para pendukungnya terkait hasil survei tersebut. 

Dimana, menurut exit Pill BPN Prabowo-Sandiaga yang memenangkan kontestasi dengan prosentase 55 persen. 

Tidak hanya itu, Prabowo pun menyikapi hasil hitung cepat beberapa survei merupakan upaya untuk menggiring opini publik. 

"Ada upaya dari lembaga survei tertentu untuk menggiring opini publik seolah-olah kita yang kalah," ucapnya sambil menegaskan di 5 ribu TPS Paslon 02 memenangkan perolehan suara. 

"Karena banyak laporan dari daerah adanya kecurangan, maka saya instruksikan kawal kotak suara dan jaga TPS. Jangan terprovokasi dan hindari tindakan-tindakan berlebihan, di luar hukum dan kekerasan apapun," tegas Prabowo.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close