Pemilu 2014 RSJ Lawang Rawat 10 Caleg Gagal, Bagaimana Tahun Ini?

Selasa, 23-04-2019 - 17:20 WIB Ilustrasi caleg gagal yang mengalami gangguan stress (Ist) Ilustrasi caleg gagal yang mengalami gangguan stress (Ist)

JATIMTIMES, MALANG – Pemilu 2014 lalu, menyisakan beberapa peristiwa getir. Khususnya terkait para calon legislatif yang tidak mendapat suara rakyat atau gagal mendapat kursi di parlemen.
Kegagalan tersebut yang memicu para caleg stress akut dan berpotensi mengalami gangguan jiwa bila tidak secepatnya ditangani medis.
Tercatat, dalam Pemilu 2014 lalu, Rumah Sakit Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJ Lawang), merawat sebanyak 10 caleg gagal yang mengalami stress akut. Serta berpotensi besar menyebabkan gangguan jiwa.
"Di Pemilu 2014 lalu kita memang merawat caleg gagal sebanyak 10 orang. Mereka kita tangani 7 hari setelah pencoblosan waktu itu," kata Ribut Supriyatin, Kasubag Hukum, Organisasi dan Humas (Hukormas) RSJ Lawang menjelaskan terkait fenomena caleg gagal dalam pemilu.
Pengalaman tersebut yang membuat RSJ Lawang juga di Pemilu 2019 yang lebih menegangkan dan melelahkan bagi seluruh caleg ini bersiap menampung bila terdapat caleg gagal yang mengalami hal serupa di Pemilu 2014 lalu.
"Kita tentunya siap untuk menampung caleg gagal yang stress pasca Pemilu 2019," ujar Ribut.
Sampai saat ini, masih menurut Ribut, pihaknya masih belum menerima adanya pasien dari caleg gagal yang menjalani perawatan. Hal ini dimungkinkan masih belum adanya kepastian terkait hasil suara yang bisa menentukan para caleg bisa mendapat kursi atau tidaknya.
"Belum ada sampai saat ini," imbuh Ribut.
Seperti diketahui, seluruh caleg, khususnya di Kabupaten Malang, masih menunggu cemas hasil akhir rekapitulasi suara di dapilnya masing-masing. Tentunya, dalam proses menunggu yang dimungkinkan juga cukup panjang ini, akan semakin membuat psikologi para caleg juga terganggu. Walau pun dalam taraf normal, seperti rasa cemas.
Walau terlihat normal, tapi rasa cemas tersebut bisa saja terus meningkat dan menyebabkan kondisi stress. Sehingga diperlukan adanya antisipasi dini terkait gejala-gejala psikologi yang terganggu itu.
"Bisa dimungkinkan seperti itu. Karenanya sekali lagi kami selalu siap untuk merawat para caleg yang mengalami kegagalan dalam pemilu tahun ini," ucap Ribut.
Prosedur RSJ Lawang dalam menangani hal tersebut adalah hanya merawat pasien dengan tingkat stress akut. Sedangkan untuk stress biasa, pihak RSJ Lawang biasanya memberikan saran untuk perawatan di rumah sakit umum terdekat.
"Kalau penanganannya tentu kita sama. Tidak membedakan pasien dari unsur caleg atau lainnya. Semua pasien yang menjalani perawatan di RSJ Lawang akan diberlakukan sama," pungkas Ribut.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close