Pemkot Blitar Pastikan THR Pekerja Cair H-7 Lebaran

Rabu, 15-05-2019 - 17:19 WIB Kepala DPMNaker-PTSP Pemkot Blitar, Suharyono.(Foto : Team BlitarTIMES) Kepala DPMNaker-PTSP Pemkot Blitar, Suharyono.(Foto : Team BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memastikan pembayaran THR (Tunjangan Hari Raya) bagi pekerja perusahaan di Kota Blitar bakal dibayarkan tujuh hari sebelum lebaran.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMNaker-PTSP) Pemkot Blitar, Suharyono, membenarkan jika pembayaran THR bagi pekerja perusahaan swasta di Kota Blitar akan diberikan perusahaan kepada pekerja pada tanggal tujuh hari sebelum hari raya Lebaran.

"Kalau THR, sesuai surat dari gubernur dan berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja, itu diberikan paling lambat H-7 dari hari raya. Itu memang sudah peraturan, diberikan sebesar satu kali gaji. Kalau memang perusahaan upahnya di atas UMK (Upah Mininum Kabupaten/Kota), maka mereka wajib memberikan sesuai dengan yang diberikan perusahaan. Tidak boleh dikurangi," jelas Suharyono, Rabu (15/05/2019).

Diuraikannya, ketentuan hukum pemberian THR bagi pekerja/karyawan swasta pada H-7 lebaran tersebut, diatur di dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja di Perusahaan.

Selain berdasar Permenaker Nomor 6 Tahun 2016, Pemkot Blitar juga mengacu pada Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur Nomor 560/10.003/012.3/2019 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2019.
Pemberian THR dalam SE itu ditegaskan, sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi pekerja atau buruh.

Besarnya jumlah THR tergantung dari kesepakatan antara perusahaan dengan karyawan, sebagaimana yang tertuang pada perjanjian kerja, peraturan perusahaan serta perjanjian kerja bersama. Atau berdasarkan kebiasaan yang telah dilakukan perusahaan. Dalam SE juga disebutkan jika pengusaha wajib memberikan THR kepada karyawan yang telah mempunyai masa kerja minimal satu bulan.

Suharyono mengungkap, jumlah perusahaan swasta di Kota Blitar berjumlah sekitar 50 perusahaan. Puluhan perusahaan itu terdiri dari perusahaan besar, kecil dan menengah.

"Kalau jumlah perusahaan ada sekitar 50. Itu ada yang kecil, besar dan menengah. Yang paling banyak memang toko, kalau toko jarang masuk data. Hanya yang toko-toko besar. Karena toko itu ada yang jam nya tidak memenuhi, gaji di bawah UMK itu susah. Kalau yang besar sudah UMK," urai Suharyono.

Dia juga mengimbau kepada perusahaan untuk taat dan tertib memberikan THR bagi pekerja di perusahaan sebagaimana ketentuan yang berlaku. Itu mesti dilakukan, supaya pekerja bisa menikmati dan memanfaatkan THR miliknya di saat hari raya Lebaran.

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close