Lewat Celana dan Sandal, Anjing K9 Endus Pelarian Pelaku Mutilasi Sampai Kawasan Jalan Laksamana Marthadinata

Rabu, 15-05-2019 - 18:06 WIB Anjing K9 yang sempat mengendus bau masuk ke toilet (Anggara Sudiongko/MalangTIMES) Anjing K9 yang sempat mengendus bau masuk ke toilet (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Upaya menyusuri jejak pelaku mutilasi yang sempat menghebohkan Pasar Besar (14/5/2019) dengan anjing pelacak, nampaknya belum membuahkan hasil yang memuaskan. Sebab anjing dari unit K9 Polres Malang Kota belum bisa menemukan titik pasti kaburnya pelaku mutilasi.

Bermodal bau dari sandal dan celana yang diduga milik pelaku, Anjing K9 Belgian Malinois tersebut sempat mengelilingi sekitar TKP dan sempat masuk kedalam sebuah kamar mandi di sebelah utara. Namun di situ, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas tidak ditemukan hal atau benda yang mencurigakan.

Dari situ anjing pelacak kemudian bergerak turun ke lantai satu dan kemudian keluar dari TKP Pasar Besar, menyusuri jalan di tengah keramaian. Anjing kemudian bergerak kembali menuju Jalan Prof Yamin. Meski dalam situasi jalan raya yang padat, puluhan orang yang mengerumuni dan menonton anjing tersebut, anjing tetap saja mengendus jejak pelaku.

Ketika sampai di gang Rt 7 RW 7, Kelurahan Sukoharjo, anjing sempat berhenti karena kelelahan dan kurangnya konsentrasi akibat mengalami distract atau gangguan. Karenanya, akhirnya anjing K9 pun sempat beristirahat sejenak dan diberi minum oleh petugas.

Setelah beristirahat, anjing kemudian terus bergerak ke arah Jalan Laksamana Martadinata. Selama menuju lokasi tersebut, anjing K9 juga sempat berbelok-belok masuk ke sebuah sekolah, hingga kemudian, berhenti di ujung jalan gang dan berhenti tepat di samping kiri Bank BRI Martadinata.

 

 

Di situ, anjing sempat berkutat pada sebuah semak-semak di ujung gang. Namun setelah diperiksa oleh petugas tak ditemui sesuatu benda ataupun barang yang berkaitan dengan kasus mutilasi.

Kanit K9 Polres Malang Kota, Aiptu Imam Mukshon, menjelaskan, jika dalam pelacakan ini, memang sedikit mengalami kendala. Kendala tersebut yakni, ada pada situasi sekitar yang  membuat bau pemacu yang dicium anjing hilang dan muncul sepanjang jalan sekitar kurang lebih satu kilo yang disusuri.

"Bau sempat tebal dan tipis, karena memang situasi di luar. Kalau bau dari pemacu, tentu sangat tebal, baik dari celana maupun sandal. Yang pas di TKP kan sempat ke toilet, diduga pelaku kesitu, mungkin biasa minum di pojokan itu," pungkasnya.

Setelah tak menemukan jejak pasti, anjing K9 pun, akhirnya menyudahi pencarian jejak dan kembali ke Polres Malang Kota. Sementara dari informasi, beberapa anggota sempat melakukan monitor pada CCTV di Balai RW 7.

Sebelumnya, selain mengerahkan anjing pelacak, untuk menemukan bukti baru, Tim Inafis Polres Malang Kota, dibackup Tim Inafis Polda Jatim melakukan olah TKP kembali.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close