Wali Kota Kediri Sampaikan Rasa Syukur Wilayahnya Selalu Harmonis dan Aman

Rabu, 22-05-2019 - 19:11 WIB Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat memberikan sambutan di Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri. (eko Arif s /JatimTimes) Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat memberikan sambutan di Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri. (eko Arif s /JatimTimes)

JATIMTIMES, KEDIRI – Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan rasa syukur karena Kota Kediri selalu harmonis dan aman. Dia menyebut, dalam kurun waktu dua tahun terakhir yang masuk dalam tahun politik, di Kota Kediri tidak ada gejolak ataupun perpecahan yang terjadi. 

Mungkin, salah satu sebabnya adalah hadirnya peran pondok pesantren-pondok lesantren di Kota Kediri yang terus menanamkan nilai-nilai luhur dan cinta damai kepada santri-santrinya.

"Di Kota Kediri ini banyak sekali pondok. Alhamdulillah dengan banyaknya pondok, indeks lembangunan manusianya juga bisa berkembang pesat. Kita perlu bersyukur, sumbangsih pondok pesantren ini sangat besar dalam menjaga kondusivitas Kota Kediri. Saya sampaikan terima kasih," ujar Mas Abu, sapaan akrab wali kota Kediri saat memberikan sambutan dalam acara buka bersama di Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah sore ini.

Lebih lanjut, Mas Abu juga banyak mendapat informasi terkait dai-dai yang lahir dari ponpes di Kota Kediri dan kembali ke daerah asalnya membawa ilmu yang bermanfaat dan menyebarkan ketenteraman di daerahnya.

"Semoga dai-dai ini bisa terus membawa virus-virus kedamaian dan ketenteraman di bumi Indonesia ini. Kalau njenengan lihat di TV ada yang bergejolak, itu bukan Indonesia. Entah itu ada di mana. Indonesia ini adalah satu dengan segala keindahan perbedaannya," ungkapnya.

Mas Abu dalam kesempatan itu juga mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama menjaga keamanan sampai kapan pun. Menurut dia, perbedaan adalah hal yang biasa. Dengan begitu harapannya semuanya akan kembali dalam keadaan yang normal, ekonomi berjalan dengan lancar, pendidikan berjalan dengan lancar dan pembangunan juga berjalan dengan lancar.

Terakhir, Mas Abu menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Kediri bersama Bank Indonesia dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri telah menggelar operasi pasar murah di setiap kelurahan. Harganya standar, namun dengan stok yang disediakan, harga-harga di pasaran mampu ditekan dan stabil.

"Ini saya pesan, terutama ke ibu-ibu yang sukanya belanja. Kalau beli jangan berlebihan. Karena kalau belinya banyak, nanti harganya bisa naik. Jadi secukupnya saja," tandasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolresta Kediri Anthon Haryadi, Dandim 0809 Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, Danbrigif Mekanis 16 Kolonel Inf Slamet Riyadi, Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Sylviana Abu Bakar, pengurus FKUB/PAUB-PK Kota Kediri, Ketua Ponpes Wali Barokah Sunarto beserta pengurus dan santriwan-santriwati Ponpes Wali Barokah, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Pewarta : Eko Arif Setiono
Editor : Yunan Helmy
Sumber : Kediri TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close