Awas Salah, Berikut Cara Sembelih Hewan Qurban dengan Baik dan Benar

Sabtu, 20-07-2019 - 14:15 WIB Ilustrasi (istimewa) Ilustrasi (istimewa)

JATIMTIMES, MALANG – Menjelang hari raya Idul Adha atau Idul Qurban, tentu ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Salah satu yang paling penting adalah tentang cara menyembelih hewan qurban. Karena pada dasarnya, menyembelih hewan terlebih hewan qurban harus memenuhi berbagai syarat dengan tata cara yang baik dan benar.

Lantas seperti apakah cara menyembelih hewan qurban yang baik dan benar itu? Berikut cara yang baik dan benar sebagaimana tips yang dibagikan oleh Juru Sembelih Halal (Juleha) Malang.

Ketua DPD Juleha Kota Malang, Ahmad Yani Mufiansyah menyampaikan, juru sembelih harus memahami dengan benar setiap syariat dan ketentuan yang dibuat dalam menyembelih hewan qurban. Selain menjamin kehalalan dari daging hewan yang disembelih, juga memastikan jika daging tersebut memenuhi unsur hieginitas dan kebersihan.

"Ada teknik yang harus diperhatikan agar daging yang disembelih berkualitas," katanya.

Sebelum disembelih, menurutnya hewan tidak boleh stress atau tersakiti. Sehingga perlu ada perlakuan khusus dan harus dijauhkan dengan hewan lain yang sedang disembelih. Itu sebabnya dia menganjurkan agar hewan qurban sebelumnya dijauhkan dari tempat pemotongan.

"Termasuk saat menjatuhkan hewan qurban, ada tekniknya dan jangan sembarangan. Kalau dilumpuhkan dan dijatuhkan begitu saja pasti nanti sapi atau kambingnya stress dan itu sangat tidak baik," jelasnya.

Menurutnya, juru sembelih memegang komando penting dalam proses penyembelihan. Termasuk salah satunya adalah mempersiapkan perlengkapan menyembelih dan segala penunjangnya. Di mana pisau yang digunakan harus tajam agar hewan yang disembelih tak merasa kesakitan.

Dengan pisau yang tajam, lanjutnya, seorang jurus sembelih juga tidak harus mengeluarkan tenaga lebih besar saat melakukan metode dorong dan menarik. Dengan begitu, proses penyembelihan akan berjalan lebih lancar. Selain itu keselamatan juru sembelih juga lebih terjamin.

"Karena selain proses penyembelihan berjalan lancar, keselamatan juru sembelih juga harus diperhatikan saat ada gerakan spontan dari hewan qurban," imbuhnya.

Tidak hanya itu, dia juga berpesan agar hewan qurban yang akan disembelih memenuhi setiap persyaratan yang ada. Diantaranya adalah usianya sudah mencukupi. Selain itu hewan qurban juga harus dipastikan terlebih dulu dalam kondisi sehat dan tidak sedang sakit.

"Kondisi hewan qurban juga perlu diperhatikan. Karena itu juga berpengaruh pada kualitas daging yang dihasilkan," pungkasnya.

 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close