Dua Bocah TK Asal Wonosari, “Bakar” Rumah Orang Tuanya Sendiri, Berikut Kronologinya

Sabtu, 20-07-2019 - 17:19 WIB Petugas beserta warga saat berupaya memadamkan kebakaran (Foto : PPBK Kabupaten Malang for MalangTIMES) Petugas beserta warga saat berupaya memadamkan kebakaran (Foto : PPBK Kabupaten Malang for MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Hanya karena korek api, rumah sekaligus toko onderdil sepeda motor yang berlokasi di Jalan Raya Tumpangrejo Desa Kebobang Kecamatan Wonosari ludes dilahab api, Sabtu (20/7/2019) siang.

”Dari hasil penyidikan petugas, insiden kebakaran dipicu karena anak dari pemilik ruko membakar kertas menggunakan korek api,” kata Kapolsek Wonosari, AKP Triwik Winarni.

Diperoleh keterangan, peristiwa kebakaran di ruko milik Khuludin (42) itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. 

Sesaat sebelum insiden terjadi, kedua anak korban yang diketahui bernama Luki dan Dani sempat bermain di lantai dua ruko.

Ketika bermain di lantai dua itulah, kedua bocah yang masih berusia lima tahun itu membakar kertas menggunakan korek api. 

Nahas, api yang dibakar oleh kedua bocah yang masih duduk dibangku TK (Taman Kanak-kanak) itu, justru kian membesar.

Meski sempat berupaya memadamkannya, api dari pembakaran kertas justru merembet ke beberapa barang dagangan berupa onderdil sepeda motor, kertas dan plastik yang ada di lantai dua. 

”Tidak ada korban jiwa atas insiden kebakaran ini, hanya saja kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta,” terang anggota polisi yang akrab disapa Triwik ini.

Sementara itu, warga yang mengetahui peristiwa tersebut, sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. 

Sebagian di antaranya memilih untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian sebelum akhirnya dilanjutkan ke petugas pemadam kebakaran.

Terpisah, Kepala Seksi PPBK (Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran) Kabupaten Malang, Agus Suyanto mengaku menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran, guna menjinakkan kobaran api. 

Meski sempat kewalahan, beruntung api tidak sempat merembet ke pemukiman warga yang ada di sekitar lokasi kejadian. 

”Api baru bisa dipadamkan sekitar 30 menit paska kebakaran terjadi,” pungkasnya.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close